0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

wartaekonomi
wartaekonomi - Thu, 28 Nov 2019 20:00
Dilihat: 31
Jakarta

Membentuk anak menjadi pribadi yang jujur perlu dilakukan sejak dini. Sifat tersebut diyakini bakal menjadikan buah hati Anda sosok yang sukses dan bermanfaat bagi lingkungannya kelak.

Tugas orang tualah untuk membentuk serta mencontohkan karakter baik itu agar ditiru oleh si buah hati.

Menanamkan dan melatih sifat jujur bisa dilakukan sejak anak berusia dua tahun, di mana pada usia ini anak sudah semakin memahami kalimat ucapan dan bahasa tubuh.

Baca Juga: Mari Pahami Alasan Anak Berpikir untuk 'Minggat' dari Rumah, Orang Tua Perlu Tahu Hal Ini

Nah, untuk para orang tua, berikut adalah langkah yang wajib dilakukan, yang dirangkum dari penjelasan psikolog Roslina Verauli beberapa waktu lalu.

1. Jadilah model dalam berperilaku

Perilaku jujur sangat terkait dengan benar atau salah. Orang tua harus mencontohkan model perilaku yang baik. Jangan mencontohkan hal yang sebenarnya sudah diketahui tidak benar di depan anak, namun tetap dilakukan.

2. Lakukan diskusi

Menurut Roslina, sangat penting dan wajib mengajak anak berdiskusi. Topik yang didiskusikan mulai dari hal yang simpel seperti membahas tentang pengalaman di sekolah atau mungkin film anak-anak yang baru saja disaksikan.

Dengan adanya diskusi, orangtua bisa menyelaraskan dan menimbang benar atau tidak curhatan maupun cerita dari anak tersebut.

3. Memberinya pengalaman

Contohnya mudah, misalkan saja ajak anak Anda jalan-jalan. Ketika sedang jalan, Anda menemukan uang dengan nominal besar. Jangan ragu untuk bertanya pada anak seperti 'Dik, kita harus bagaimana?' Atau bisa juga diberikan pilihan A, B, atau C.

Nah, kalau pilihan atau jawabannya tepat, jangan segan untuk memberikan reward atau pujian kecil kepada anak.

4. Berdiskusi kembali

Cara ini ditempuh jika memang anak sudah terbukti berbohong dan berkata tidak jujur. Jangan ragu memberikan hukuman supaya sang anak mendapat efek jera. Namun demikian, lakukanlah pendekatan persuasif. Beri penjelasan dan contoh yang baik.

Sebenarnya konsepnya simpel, children depend on their parents. Bukan bermaksud menyalahkan orang tua, namun ada baiknya ketika anak ketahuan berbohong, orang tua harus berbesar hati mengintrospeksi diri serta memberikan penjelasan pada sang anak.

Baca Juga: Di Thailand Banyak Eksploitasi Perempuan dan Anak, Paus Fransiskus Marah

Roslina juga menganjurkan orangtua untuk tidak sungkan mengakui dan meminta maaf kepada anak ketika mereka melakukan sebuah kebohongan kecil.

"Penalaran moral harus dipelajari, dibentuk, dan dilatih oleh orangtua dengan cara model perilaku, diskusi, pengalaman tentang kejujuran, diskusi kembali, dan tidak masalah memberikan punish or reward sewajarnya jika memang si anak benar ataupun salah," katanya.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: English First

Sumber: wartaekonomi

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

Pentingnya Tanamkan Nilai-nilai Kejujuran pada Anak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya