0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

Nusabali
Nusabali - Mon, 23 Nov 2020 12:52
Dilihat: 39
Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi
Kebijakan itu membuat Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) khawatir. "Proses importasi dari negara produsen juga tidak mudah. Mulai dari proses pembelian, kesiapan infrastruktur dan banyak hal yang sering terjadi di luar prediksi," ujar Sekjen Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), Indra Suryaningrat dalam keterangannya, seperti dilansir detikcom, Sabtu (21/11).

Indra meminta pemerintah mengkaji ulang rencana tersebut, apalagi yang diimpor langsung industri mamin dalam berupa produk jadi GKR. Sementara produk impor anggota AGRI berupa raw sugar sehingga menimbulkan nilai tambah, baik penyerapan tenaga kerja, pajak, maupun investasi.

"AGRI juga telah membantu pemerintah memenuhi buffer stockkebutuhan gula apabila terjadi kelangkaan barang," jelasnya.

Indra juga menyarankan agar Pemerintah memberikan kemudahan pada birokrasi penerbitan Izin Impor supaya prosesnya tidak memakan waktu lama. Pemberian izin langsung kepada Industri mamin berpotensi adanya penambahan waktu proses penerbitan izin importasi karena diperlukan audit dan pengawasan yang ekstra ketat kepada masing-masing Industri mamin sebelum izin diberikan.

AGRI masih menunggu dari Kemenperin. Menurut data AGRI, Raw Sugar dari Thailand sudah habis, dan Raw Sugar dari Australia hampir selesai panen tebu pada pertengahan/akhir bulan November dan sisa Raw Sugar Australia sudah menipis, oleh sebab itu perolehan Raw Sugar saat ini hanya dimungkinkan dari Brazil.

Proses importasi Raw Sugar dari Brazil memerlukan waktu kurang lebih 45 - 60 hari. Berdasarkan laporan dari Anggota AGRI bahwa stock Raw Sugar dan Produk GKR hanya mencukupi sampai dengan akhir bulan Desember 2020. Indra menegaskan bahwa hubungan AGRI dengan Industri Mamin cukup baik. Kerjasama B to B selalu mengedepankan win-win solution.

"Oleh karena itu, kami tegaskan AGRI bukan menambah mata rantai sehingga hanya mencari rente, melainkan membantu pemerintah dan indutri pengguna," pungkas Indra. *
Sumber: Nusabali

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

Pengusaha Minta Pemerintah Kaji Lagi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya