0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 21 Oct 2020 19:09
Dilihat: 31
Jakarta

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta upah minimum provinsi (UMP) tahun depan naik 8%. Ketua KSPI Said Iqbal membandingkan saat upah buruh tetap naik waktu krisis ekonomi pada 1998.

Terang Said, saat itu ekonomi minus sekitar 17,6%. Meski begitu, upah minimum DKI Jakarta tetap naik, bahkan angkanya mencapai 16%.

Baca Juga: Hiks! UMP 2021 Tak Naik

"Kami meminta kenaikam UMP sebesar 8%. Hanya ada dua alasan. Pertama, jauh sebelum sekarang ini terjadi Covid-19. 1998 pun terjadi resesi ekonomi, tapi upah masih bisa naik," ujar Said dalam diskusi virtual, Rabu (21/10/2020).

Dia melanjutkan, kenaikan upah ini agar meningkatkan daya beli masyarakat harus dijaga agar mampu menjadi mesin pendorong ekonomi, di saat pemerintah tak bisa berharap banyak dari investasi, ekspor, dan sebagainya.

"Tinggal konsumsi, konsumsi yang bisa dijaga untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar tidak makin resesi dalam. Caranya menjaga daya beli, purchasing power. Upah adalah salah satu instrumennya," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) DKI Jakarta Sarman Simanjorang menilai, berdasarkan data pertumbuhan ekonomi dan inflasi tahun 2020, kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) 2021 diperkirakan 0%.

Mantan anggota Dewan Pengupahan 2010-2019 itu menyebut, hal itu sesuatu yang wajar karena pandemi Covid-19 telah memukul dunia usaha, di mana banyak UKM yang tutup, terjadi PHK, dan pekerja dirumahkan. Dari sisi cash flow, para pengusaha juga makin mengkawatirkan dan akhirnya daya beli masyarakat menurun.

"Kondisi dunia usaha saat ini sangat tidak memungkinkan UMP dinaikkan. Beban pengusaha sudah sangat berat, mampu bertahan selama pandemi ini saja sudah bersyukur. Jika UMP dinaikkan akan sangat memukul pengusaha dan mendorong pengusaha makin terpuruk," beber Sarman.

Penulis: Redaksi

Editor: Puri Mei Setyaningrum


Foto: Sufri Yuliardi

Sumber: wartaekonomi

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

Pengusaha Enggan Naikkan UMP 2021, KSPI: Krisis 1998 Saja Bisa

  
PARTNER KAMI
pijar
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
harian pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya