0
Thumbs Up
Thumbs Down

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

Republika Online
Republika Online - Sun, 28 Feb 2021 07:06
Dilihat: 77
Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) mendukung penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran kelas awal di Provinsi NTT. Hasil penelitian internasional menunjukkan bahwa penggunaan bahasa ibu memberikan kontribusi yang positif terhadap pencapaian target atau hasil belajar siswa, terutama di kelas awal.

"Ada 72 bahasa daerah di NTT yang saat ini yang telah dipetakan. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa dari 72 bahasa daerah itu sebagian besar atau bahkan semua bahasa daerah itu menjadi bahasa ibu di wilayah provinsi NTT," ucap Kepala Badan Bahasa, E Aminudin Aziz, dalam keterangannya, Jumat (27/2).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO, Arief Rachman mengatakan bahwa Hari Bahasa Ibu Internasional diperingati untuk meningkatkan kesadaran atas keragaman bahasa dan budaya serta multibahasa yang dimiliki. UNESCO menyadari, pentingnya peran bahasa ibu dan bahasa lokal.

Arief mengungkapkan, UNESCO menggarisbawahi pentingnya multilingualisme, khususnya penggunaan bahasa ibu, pada kehidupan sehari-hari maupun pembelajaran di sekolah. Bahasa ibu dinilai memiliki peran penting untuk menjamin inklusivitas dalam pendidikan, menjembatani proses pengajaran guru terhadap anak melalui daring, serta menyampaikan materi secara multilingual.

Ia menambahkan, tujuan pembelajaran yang utama di tahun-tahun awal pendidikan adalah pengembangan keterampilan literasi dasar, yakni membaca, menulis, dan berhitung. Untuk bisa mencapai keterampilan itu, maka dibutuhkan pendekatan, metode, teknik maupun strategi pembelajaran yang inovatif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi memastikan program strategis untuk mendukung penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran sebagai bahasa transisi ke bahasa Indonesia telah tertuang dalam dokumen peta jalan (roadmap) pendidikan dan kebudayaan Provinsi NTT.

"Penggunaan bahasa ibu dalam pembelajaran sebagai bahasa transisi sudah terintegrasi dengan program quick-win dalam dokumen roadmap grand design," kata dia.


Berita Terkait
  • Soal Kerumunan Kunker Jokowi, KSP: Tak Terhindarkan
  • Penguasaan Bahasa Ibu Bantu Pelajari Bahasa Asing
  • DPR: Kepala Daerah Wajib Warga Negara Indonesia
Berita Lainnya
  • Samira Ghannoum Tebarkan Islam Lewat Masakan
  • Ethan Hawke Ungkap Alasannya Terlibat di Film Superhero

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

Penggunaan Bahasa Ibu Berkontribusi pada Capaian Siswa

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya