0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

Republika Online
Republika Online - Sat, 12 Jun 2021 11:29
Dilihat: 43
Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

JAKARTA -- Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto diyakini bisa menjadi kuda hitam bagi lawan politiknya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. "Alasannya, tren Airlangga terus meningkat meskipun elektabilitasnya hingga kini masih rendah dan potensi Airlangga juga mengkhawatirkan bagi lawan-lawan politiknya," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (11/6).

Menurut dia, peluang Airlangga untuk maju tergolong besar karena dapat diusung Partai Golkar dan koalisinya. Apalagi, jika hitungan elektabilitas terus meningkat atau stabil hingga tahun 2023.

Penyelenggaraan Pilpres 2024 diyakini Dedi bakal diikuti tiga poros, yakni koalisi PDIP, koalisi Golkar, dan koalisi partai menengah. Bahkan, pesta politik lima tahunan itu diprediksi menjadi momentum titik balik munculnya tokoh di luar dua dominasi yakni PDIP dan Golkar.

Kendati demikian, ia berpendapat hingga sampai saat ini belum ada figur yang betul-betul mendominasi. Hal Ini berbeda dengan kontestasi sebelumnya di mana selalu berkutat pada politikus PDIP sekaligus Presiden yakni Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

"Hingga hari ini belum mengemuka sosok yang sangat dominan sebagai Jokowi dan Prabowo pada 2019 sehingga memungkinkan masing-masing partai politik berkesempatan untuk mengusung tokoh-tokoh yang potensial," ujar dia.

PDIP dan Partai Gerindra diprediksi bakal mengusung elite partai tersebut, yakni Ketua DPR RI Puan Maharani yang disandingkan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atau Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Sementara itu, poros terakhir berpeluang diisi partai-partai papan tengah misalnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai NasDem, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Mereka diperkirakan mengusung kandidat-kandidat alternatif, misalnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau figur lain di luar kader PDIP, Gerindra, dan Golkar. "Kalau terjadi tiga poros pada pilpres, ini sangat baik. Artinya, pemilih memiliki ragam pilihan yang cukup menarik karena kontestasi akan lebih ramai dibandingkan hanya dua pilihan," katanya.

Selain itu, jika tiga poros terbentuk pada Pilpres 2024 maka diyakini dapat mendongkrak partisipasi pemilih. "Tren peningkatan pemilih sangat mungkin terjadi pada 2024," ujarnya.

Apalagi, meningkatnya partisipasi tersebut sudah mulai terjadi pada Pilpres 2019 yang didominasi pemilih muda. Terakhir, Pilpres 2024 diprediksi bakal jauh lebih menarik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.


Berita Terkait
  • Anggota DPR: 3.000 Mahasiswa Kedokteran Belum Uji Kompetensi
  • Golkar Serap Aspirasi untuk Revisi UU Pendidikan Dokter
  • Hanya Ada Capres Tunggal di Pilpres 2024? Ini Kata Pengamat
Berita Lainnya
  • Pertamina Jamin Pasokan BBM tak Terpengaruh Kebakaran
  • Polisi Tangkap 49 Preman di Tanjung Priok

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

Pengamat: Airlangga Hartarto Bisa Jadi Kuda Hitam Pilpres

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya