0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

okezone
okezone - Thu, 23 Jan 2020 22:08
Dilihat: 93
Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

PEMERINTAH Indonesia menyatakan telah memulangkan 40 orang perempuan asal Kalimantan dan Jawa dari China selama tahun 2019. Para perempuan itu 'terjebak' sindikat perdagangan orang dengan dijadikan pengantin pesanan.

Kartel pengantin pesanan diduga kuat meraup keuntungan materi sebagai penghubung antara perempuan Indonesia dan pria China. Meski sebagian perempuan Indonesia itu menikah dengan kemauan sendiri, salah satunya karena rayuan kesejahteraan. Belakangan, mereka berkeras ingin pulang.

Janji kemapanan yang kosong hingga rindu keluarga di kampung halaman adalah alasan mereka tidak betah lalu kabur dari rumah suami dan mertua di China.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyebut perlindungan untuk para pengantin pesanan ini rumit karena bersinggungan dengan institusi privat, yaitu rumah tangga.

Hal tersebut diwartawan wartawan BBC Indonesia, Abraham Utama, yang berkorespondensi dengan beberapa 'pengantin pesanan' asal Indonesia yang masih berusaha pulang dari China.

Ada pula kesaksian perempuan muda yang mengaku pernah menjadi pengantin pesanan dan membantu mencari calon istri untuk laki-laki China.

Dewi Asal Jakarta di Kota Cangzhou, Provinsi Hebei

Saya sejak April 2019 sudah tinggal di China. Awalnya saya tidak betah. Baru dua bulan terakhir saya bisa betah karena perilaku suami berubah sejak saya hamil. Kehamilan ini juga terpaksa, alasan supaya saya bisa pulang saja.

Saya tinggal di perkampungan, enggak tahu nama jalannya. Yang saya ingat ini dekat Mengcun.

(Melalui aplikasi pesan singkat, Dewi mengirim titik lokasi tempat tinggalnya)

Tapi ternyata suami saya tetap tidak perbolehkan saya pulang ke Indonesia. Saya harus melahirkan di sini.

Suami bilang selama hamil saya boleh naik pesawat. Dia juga takut anak saya nanti malah berkewarganegaraan Indonesia. Banyak alasannya. Saya diminta terus-menerus istirahat di rumah.


Suami saya kerja kotor, sepertinya berhubungan dengan besi. Ayah dan ibunya meladang. Kakak perempuannya kerja di pengadilan, mengurus berkas.

Sumber: okezone

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

Pengakuan Perempuan Indonesia soal Perkawinan Pesanan di China

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya