0
Thumbs Up
Thumbs Down

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

Republika Online
Republika Online - Sun, 15 Dec 2019 04:00
Dilihat: 51
Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

LONDON -- Para ilmuwan menemukan ada jutaan kali lebih banyak plastik mengambang di lautan daripada yang diperkirakan sebelumnya. Data baru mengungkapkan bahwa partikel yang lebih kecil telah ditemukan di perut plankton agar-agar.

Dilansir di Daily Mail, Sabtu (14/12) disebutkan, para ahli sekarang telah menentukan ada 8,3 juta keping mikroplastik per kaki kubik air, jumlah yang tujuh kali lebih banyak dari perkiraan sebelumnya. Studi ini dilakukan oleh National Science Foundation (NSF) dan dipimpin oleh ahli kelautan biologi Jennifer Brandon yang menemukan beberapa mikroplastik terkecil di air laut pada konsentrasi yang jauh lebih tinggi daripada yang diukur sebelumnya.

Sebagian besar plastik sangat kuat secara kimia sehingga mikroba di tanah atau air tidak dapat memecah ikatan unsur. Brandon memutuskan untuk mengalihkan perhatiannya ke salps, yang merupakan invertebrata gelatinous penyaring yang menyedot air untuk dimakan dan mendorong diri mereka sendiri di atas 6.500 kaki lautan. Dari situ peneliti menemukan bahwa perut intervebrata tersebut kemungkinan merupakan tempat untuk menemukan mini-mikroplastik.

Dia mempelajari 100 salps dari 2009, 2013, 2014, 2015 dan 2017 dan mendapati mereka semua memiliki mikroplastik di perut mereka. Salps berada di posisi rendah di rantai makanan samudera dan memakan beberapa makhluk terkecil di laut, dari nanophyto hingga microzooplankton.

Plastik dalam perut salp dapat melakukan perjalanan ke rantai makanan untuk makhluk yang memakannya, seperti kura-kura laut dan Rockfish dan King Crab yang ditangkap secara komersial. "Akhirnya, mini-mikroplastik ini dapat memasuki tubuh manusia," kata Brandon.

Dan Thornhill, direktur program di Divisi Ilmu Kelautan NSF mengatakan meskipun memiliki minat yang besar terhadap mikroplastik, para peneliti baru mulai memahami skala dan efek dari kontaminan laut ini.

Studi ini menunjukkan bahwa plastik laut jauh lebih banyak daripada yang disadari siapa pun dan dapat ditemukan berpotensi di mana saja di lautan. "Ini mengkhawatirkan, terutama ketika konsekuensi bagi lingkungan dan kesehatan manusia sebagian besar tidak diketahui," kata Thornhill.

Mikroplastik telah menjadi kutukan para ilmuwan di seluruh dunia, membuat mereka menyerukan larangan produk apa pun yang menjadikannya sebagai bahan dan baru-baru ini mereka telah memulai perang terhadap mikroplastik. Partikel-partikel kecil ini membuat jalan mereka ke sumber air, membuat para ilmuwan menyerukan larangan mikroplastik dengan mengatakan bahwa itu menyebabkan bencana lingkungan.


Karena mikroplastik sangat kecil, kehidupan laut salah mengira makanan, yang pada gilirannya merusak hati mereka dan mempengaruhi fungsi perilaku mereka. Dan setiap butir kecil plastik membutuhkan ribuan tahun untuk rusak.

Berita Terkait
  • KLHK Siapkan Lima Strategi Atasi Sampah Plastik di Laut
  • Let's Love Our Mother Nature
  • Instansi Pemerintah Diminta Kurangi Penggunaan Plastik
Berita Lainnya
  • Klopp Sanjung Penampilan Pemain Pelapis Liverpool
  • Instagram Perketat Pendaftaran dengan Tanggal Lahir

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

Peneliti Temukan Lebih Banyak Mikroplastik dalam Plankton

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya