0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

covesia
covesia - Tue, 20 Aug 2019 15:40
Dilihat: 33
Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

Covesia.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menyelidiki oknum yang diduga melakukan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua seperti video yang viral di media sosial.

"Ini kami sedang menyelidiki dan sudah dikomunikasikan berita-berita ini. Kami juga ada pihak yang memang dikomunikasikan dengan instansi terkait," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan kepada wartawan di Surabaya, Selasa (20/8/2019).

Selain menyelidiki video rasisme yang viral, Luki juga memastikan kalau pemeriksaan insiden perusakan bendera tetap berjalan, bahkan sudah beberapa saksi diperiksa di Mapolrestabes Surabaya.

"Sudah, pemeriksaan terkait saksi terkait bendera dan lain-lainnya itu sudah kami periksa dan memang berita ini datangnya darimana, TKP(tempat kejadian perkara) juga waktu itu sudah tidak ada," ucapnya.

Sementara itu, jenderal polisi bintang dua tersebut menambahkan, pengamanan 43 mahasiswa Papua di Mapolrestabes ialah untuk menjaga suasana kondusif juga untuk meredam amarah ormas yang mengepung asrama mahasiswa Papua.

"Intinya kami amankan karena adanya massa yang cukup besar. Kami melihat situasi kondusif, aparat kemudian masuk dan memberi tahu mereka untuk ke Mapolrestabes," katanya.

Dia tak menampik pengamanan terhadap 43 mahasiswa Papua ke Mapolrestabes Surabaya itu membuat adanya kesalahpahaman.

"Mungkin pada saat itu ada salah paham, tapi setelah mereka dibawa ke Polrestabes justru bilang terima kasih. Jadi kami tidak membeda-bedakan," tuturnya.

Selain itu, Kapolda juga menegaskan tentang video pemukulan dan penganiayaan mahasiswa Papua di Jatim merupakan hoaks dan memastikan tak ada penahanan terhadap mahasiswa Papua.

"Di Jatim ini tidak terjadi seperti yang ada di kabar-kabar, ada yang meninggal, ada yang dipukuli lalu ditembak. Itu semua hoaks," katanya.

Polda Jatim, lanjut dia, ke depan berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Kemenkominfo untuk mengusut video hoaks tersebut.

Baca juga: Minta Maaf, Wakil Walikota Malang Tegaskan Tak Ada Pemulangan Mahasiswa Asal Papua

(Antara)

Sumber: covesia

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

Pemukulan dan Penganiayaan Mahasiswa Papua Dipastikan Hoaks, Polda Jatim Selidiki Pelakunya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya