0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

Republika Online
Republika Online - Thu, 12 Sep 2019 13:29
Dilihat: 37
Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi masih menggratiskan tarif Bus Transpatriot rute II dan III. Nantinya, tarif bus milik Perusahaan Daerah Kota Bekasi itu akan ditetapkan setelah adanya peraturan wali kota yang dikaji oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Transpatriot rute II berangkat dari Vida menuju Summarecon. Sementara Tranpatriot rute III beroperasi dari Wisma Asri menuju Sumber Arta. Kedua rute tersebut diluncurkan, Kamis, (22/8). Pada mulanya, Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) berencana menggratiskan tarif hingga awal September.

Transpatriot rute II dan III berbeda dengan Transpatriot rute I. Jika bus Transpatriot rute I mendapatkan subsidi dari Pemkot Bekasi. Sementara, bus Transpatriot rute II dan III adalah kendaraan umum nonsubsidi. Namun, PDMP telah bekerja sama dengan PT. TRON (Teknologi Rancang Olah Nusantara) untuk menekan biaya operasional bus.

Kepala Bidang Hukum dan Humas PDMP, Iqbal Daut menyatakan, pihaknya masih menggratiskan tarif Transpatriot rute II dan III. Ia mengaku masih menunggu surat keputusan dari Wali Kota Bekasi. "Belum (ditetapkan tarifnya). Harusnya kan kemarin tanggal tujuh (September) tapi ini belum (ada surat wali kota tentang ketentuan tarif)," kata Iqbal saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (12/9).

Ia menuturkan, tarif Transpatriot non-subsidi tidak akan terpaut jauh dengan tarif transpatriot bersubsidi. "Selisihnya paling seribu-dua ribu. Kalau yang subsidi kan empat ribu rupiah. Kalau Transpatriot nonsubsidi, tarif bawahnya lima ribu rupiah, batas atasnya enam ribu rupiah, seperti itu kabarnya," kata dia.

Kemudian, Iqbal menjelaskan, sejak dioperasikan pada 22 Agustus lalu, jumlah penumpang Transpatriot selalu mengalami kenaikan sekitar 10-20 persen. "Jadi tiap satu kali trayek sudah ada sekitar 10-15 penumpang," ucapnya.

Bus Transpatriot yang digunakan untuk rute II dan III itu sebelumnya merupakan bus hibah dari Kementerian Perhubungan tahun 2018. Bus tersebut sempat dikandangan selama delapan bulan lantaran PDMP perlu melengkapi beberapa syarat administrasi seperti plat nomor dan STNK.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar mengatakan, pihaknya sedang merumuskan tarif transpatriot. Ia mengaku, akan mengumumkan tarif tersebut secepatnya. "Minggu ini saya usahakan keluar tarifnya," kata Dadang saat ditemui Republika di kantor Wali Kota Bekasi.


Dadang juga menjelaskan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak terhadap keluhan macet di trayek Transpatriot Summarecon-Vida. Ia menyatakan, kemacetan tersebut disebabkan karena pembangunan jalan lintas atas Rawa Panjang dan Cipendawa. "Mau gimana lagi, itu (lintas atas Rawa Panjang dan Cipendawa) sebentar lagi selesai, macetnya akan hilang," kata dia.

Berita Terkait
  • TPA Burangkeng Overload Picu Sampah di Sungai
  • TPA Burangkeng Overload Sejak 5 Tahun Lalu
  • Bekasi Gandeng 3 Perusahaan Olah Sampah Jadi Listrik
Berita Lainnya
  • Bentrok TNI dan Warga, Belasan Terluka
  • Presiden Ketiga BJ Habibie Meninggal Dunia

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

Pemkot Bekasi Masih Gratiskan Transpatriot

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya