0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

Republika Online
Republika Online - Wed, 14 Aug 2019 21:40
Dilihat: 18
Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

BOGOR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, membentuk tim khusus untuk menangani bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Bogor. Ini setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memprediksi kemarau panjang hingga akhir Oktober 2019.

"Tadi sepakat dibentuk tim terpadu untuk menyusun blue print penanganan bencana daerah ke depan. Saya minta ke Pak Yani Hassan (Kepala BPBD Kabupaten Bogor) draft SK-nya paling cepat Agustus ini sudah jadi," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten BogorBurhanudin di Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/8).

Menurut dia, tim dari berbagai unsur yang terkait dengan bencana kekeringan ini tidak hanya bekerja mengatasi kekeringan di tahun ini. Mereka juga menangani kekeringan jangka menengah, hingga jangka panjang.

Beberapa instansi yang akan masuk ke dalam tim ini seperti BPBD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Sekretariat Daerah (Setda), serta yang lainnya. "Kita minta BPBD membentuk SK tim semacam blue print untuk menangani kekeringan. Ini harus ada kebijakan yang komprehensif, kita akan mencoba menyusun blue print," kata Burhanudin.

Ia mengatakan Pemkab Bogor memerlukan solusi mengenai bencana kekeringan. Sebab, jumlah manusia terus bertambah di lahan Kabupaten Bogor yang terbilang terbatas. Burhan khawatir lahan-lahan pertanian yang mengering, malah diubah pemanfaatannya.

Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memprediksi bencana kekeringan di wilayahnya akan terus meluas hingga penghujung musim kemarau, yakni akhir Oktober 2019. Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan, menyebutkan bahwa hingga tanggal 10 Agustus 2019 ada sebanyak 31 desa yang tersebar di 17 kecamatan Kabupaten Bogor mengalami kekeringan.

"Prediksi jumlah kecamatan (terdampak kekeringan) bertambah, jumlah desa juga bertambah. Paling parah di Kecamatan Jonggol dan Parungpanjang," ujar Yani Hassan.


Berita Terkait
  • Atasi Kekeringan, Kementan Berikan Bantuan Pompa Air
  • BMKG : Hujan Lebat Masih Berpotensi di Luar Jawa
  • Puluhan Hektare Sawah di Dharmasraya Terancam Gagal Panen
Berita Lainnya
  • Infrastruktur Luar Jawa Minim, Pengembangan Manufaktur Sulit
  • Kapan Anak Boleh Punya Akun Media Sosial Pribadi?

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

Pemkab Bogor Bentuk Tim Khusus Atasi Kekeringan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya