0
Thumbs Up
Thumbs Down

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

Republika Online
Republika Online - Wed, 26 Feb 2020 11:59
Dilihat: 32
Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

MOJAVE -- Perusahaan pesawat luar angkasa komersial Virgin Galactic melaporkan minat tinggi dalam penerbangan antariksa personal. Pihaknya telah menerima 7.957 registrasi daring sejak uji coba penerbangan luar angkasa yang sukses 14 bulan silam.

Sebelum menutup pemesanan untuk uji coba penerbangan pada Desember 2018 tersebut, Virgin Galactic menerima sekitar 600 pemesanan penumpang dari 60 negara. Dikutip dari laman Stuff.co.nz, kini perusahaaan membuka kembali penjualan tiket.

Proses awal disebut "One Small Step" di mana para pendaftar daring yang serius menjadi astronaut penumpang melakukan reservasi. Calon penumpang harus membayar deposit 1.000 dolar AS (sekitar Rp 14,5 juta) yang sepenuhnya dapat dikembalikan.

Tahap selanjutnya adalah mengonfirmasi reservasi perjalanan luar angkasa, yang disebut "One Giant Leap" seperti kutipan astronaut Neil Armstrong. Belum ada informasi biaya aktual, tapi harga kursinya diprediksi 250 ribu dolar AS (sekitar Rp 3,6 miliar).

Direktur Komersial Virgin Galactic, Stephen Attenborough, menyebut peningkatan permintaan itu sangat menggembirakan. "One Small Step memastikan pendaftar yang paling tertarik melakukan pemesanan, dapat melakukannya pada kesempatan paling awal," kata dia.

Langkah besar Virgin Galactic menyusul pengembangan dan pengujian bertahun-tahun di Mojave Air & Space Port, California, Amerika Serikat. Meskipun belum menentukan tanggal pemberangkatan, rencana operasi perjalanan antariksa komersial sudah di depan mata.

Virgin Galactic menawarkan penerbangan suborbital ke ketinggian 80,5 kilometer dari permukaan bumi. Penumpang bisa melihat bumi jauh di bawah dan mengalami beberapa menit penerbangan tanpa bobot sebelum pesawat ruang angkasa kembali meluncur ke pendaratan.

Nantinya, pesawat yang digunakan bernama SpaceShipTwo, dengan kapasitas enam penumpang. Ada pesawat pengangkut yang membawa SpaceShipTwo ke ketinggian tertentu, kemudian melepaskannya sebelum mesin roket menyala.

Virgin Galactic didirikan miliarder Inggris Richard Branson pada 2004. Tepatnya, setelah penerbangan SpaceShipOne yang didanai co-founder Microsoft Paul Allen, roket berawak pertama yang dikembangkan secara pribadi dan menjangkau ruang angkasa.

Perusahaan ini sekarang secara resmi bernama Virgin Galactic Holdings dan sudah go public di Bursa Efek New York pada Oktober 2019. Armada yang digunakan untuk membawa penumpang diproduksi oleh anak perusahaan The Spaceship Company.


Berita Terkait
  • Keren! SpaceX Bakal Luncurkan Penerbangan Luar Angkasa dengan Warga Biasa
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

Peminat Wisata Ruang Angkasa Membludak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya