0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

Republika Online
Republika Online - Tue, 04 Feb 2020 19:23
Dilihat: 23
Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan, Keamanan, Mahfud MD, mengatakan, rencana pemulangan Foreign Terrorist Fighters (FTF) atau mantan kombatan ISIS masih dalam pembahasan di internal pemerintah. Pemerintah tengah membentuk dua draf keputusan terkait rencana tersebut dan akan dibahas bersama dengan Wakil Presiden terlebih dahulu.

"Sekarang sedang dibentuk satu tim yang dipimpin oleh Pak Suhardi Alius (Kepala BNPT) yang isinya itu membuat dua draf keputusan," ungkap Mahfud di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (4/2).

Ia menjelaskan, draf pertama berisi keputusan untuk tidak memulangkan sekitar 660 FTF itu. Isinya berupa alasan mengapa tidak dipulangkan, risiko-risiko yang ditimbulkan dari keputusan itu, bagaimana dampak hubungan antara Indonesia dengan negara-negara lain, hingga di mana saja lokasi FTF itu berada.

"Yang kedua keputusan dipulangkan, alasannya apa, kemudian proses deradikalisasinya bagaimana, penetapannya nanti bagaimana, akan diatur semua," katanya.

Mahfud mengatakan, kedua skenario itu nantinya akan dibahas lebih lanjut di kantor Wakil Presiden. Rencananya pembahasan tersebut akan dilaksanakan pada kuartal pertama tahun 2020 atau pada bulan April. Setelah pembahasan itu dilakukan, maka akan kedua draf tersebut akan dibawa ke Presiden untuk didiskusikan secara lebih mendalam.

"Terakhir akan dibawa kepada Presiden untuk didiskusikan secara lebih mendalam dan diambil keputusan apakah akan dipulangkan atau tidak. Itu nanti kira-kira bulan Mei atau Juni sudah akan diputuskan," jelas Mahfud.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada negara yang ingin memulangkan FTF yang tersebar di sejumlah negara itu. Mereka semua ia sebut merasa tidak aman jika memang harus memulangkan FTF ke negara asal mereka.


"Merasa tidak aman kalau mereka pulang ke negara masing-masing. Sementara di negara tempat mereka sebagai teroris, itu juga mereka ndak nyaman ditinggali," tutur dia.

Berita Terkait
  • Pemerintah Jamin Kesehatan Masyarakat Natuna
  • WNI yang Dikarantina Diberikan Kartu SIM Baru
  • Mahfud MD akan Sambangi Natuna Ikut Istighatsah
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

Pemerintah Siapkan Dua Skenario Masa Depan Eks Kombatan ISIS

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya