0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Republika Online
Republika Online - Sun, 28 Feb 2021 09:25
Dilihat: 58
Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

JAKARTA -- Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardani menegaskan, pemerintah akan menyerahkan sepenuhnya kepada KPK terkait proses hukum kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan lima pegawai Pemprov Sulsel lainnya.

"Kita tentu kaget dengan hal tersebut apalagi Gubernur Nurdin Abdullah dikenal sebagai Gubernur yang kreatif dan inovatif. Tanpa perlu berspekulasi, kita menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk melakukan proses hukum seadil-adilnya," ujar Jaleswari dari siaran persnya, Ahad (28/2).

Ia mengatakan, tindak pidana korupsi merupakan musuh bersama yang membutuhkan keseriusan semua pihak untuk mencegahnya. Karena itu, pemerintah tidak akan berhenti dan konsisten menciptakan atmosfir pencegahan dan penindakan kasus korupsi.

Menurut Jaleswari, salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan memperkuat Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) agar tercipta sistem pencegahan korupsi yang efektif dengan melibatkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

"Penguatan pencegahan ini sangat penting agar pengelolaan pemerintahan dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga kalau ada penyimpangan-penyimpangan akan segera diketahui," jelas dia.

Selain itu, pemerintah juga akan memberi keleluasaan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tugas dan fungsinya secara konsisten dan berkeadilan. Menurut Jaleswari, upaya pencegahan dan penindakan kasus korupsi harus dilakukan secara berimbang.

Apalagi saat ini Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia menurun dari skor 40 pada 2019 menjadi 37 pada 2020. Penurunan IPK inipun harus menjadi perhatian bagi semua pihak, khususnya aparat pemerintah dan aparat penegak hukum agar lebih serius melakukan pencegahan dan penindakan korupsi.

"Kita tidak boleh berhenti sedetikpun untuk melakukan upaya tersebut. Jangan pernah melakukan toleransi pada korupsi," kata Jaleswari.

KPK baru saja menetapkan Nurdin sebagai tersangka perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021.

Ia ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Sulsel Edy Rahmat. Sementara tersangka pemberi suap adalah Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (AKB) Agung Sucipto.


Mantan Bupati Bantaeng itu diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung melalui Edy Rahmat. Tak hanya itu, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dengan total nilai Rp 3,4 miliar.

Berita Terkait
  • Nurdin Terima Suap Infrastruktur, Jatam Singgung Reklamasi
  • Firli: Jangan Pikir Penerima Penghargaan tak akan Korupsi
  • Nurdin Abdullah Jadi Tersangka dan Ditahan di Rutan Guntur
Berita Lainnya
  • Lewat NEC, Mahasiswa Nusa Mandiri Siap Ikuti PKMI 2021
  • Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

Pemerintah Serahkan Kasus Korupsi Gubernur Sulsel ke KPK

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya