0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

okezone
okezone - Thu, 16 Jan 2020 09:30
Dilihat: 68
Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

MOSKOW - Perdana Menteri (PM) Rusi,a Dmitry Medvedev telah mengumumkan pengunduran diri seluruh jajaran pemerintahannya pada Rabu, 15 Januari 2020. Pengumuman mengejutkan itu dirilis tak lama setelah Presiden Vladimir Putin menyampaikan perubahan konstitusi Rusia dalam pidato kenegaraan tahunannya.

Menerima pengunduran diri, Putin berterima kasih kepada para menteri atas kerja keras mereka dan meminta mereka untuk berfungsi sebagai pemerintah sementara sampai yang baru dapat dibentuk.

BACA JUGA: Putin Nyatakan Akan Mundur Sebagai Presiden Rusia pada 2024

Sebelumnya, di hari yang sama PM Medvedev dan Putin telah bertemu dalam rapat kerja guna membahas pidato kenegaraan. Medvedev menjelaskan bahwa kabinet mengundurkan diri sesuai dengan Pasal 117 Konstitusi Rusia, yang menyatakan bahwa pemerintah dapat menawarkan pengunduran dirinya kepada presiden, yang dapat menerima atau menolaknya.

Dalam pidatonya, Putin mengatakan bahwa ia bermaksud menciptakan posisi wakil sekretaris Dewan Keamanan Rusia, yang akan ditawarkan kepada Medvedev. Perpindahan Medvedev ke peran itu berarti Rusia akan memiliki perdana menteri baru ketika pemerintah baru dibentuk.

Putin juga mengusulkan beberapa amandemen terhadap konstitusi Rusia. Usulan-usulannya akan memerlukan "perubahan substansial" pada konstitusi serta "keseluruhan keseimbangan kekuasaan, kekuasaan eksekutif, kekuatan legislatif, kekuatan pengadilan," jelas Medvedev sebagaimana dilansir RT, Kamis (16/1/2020).

"Dalam konteks ini, jelas bahwa, sebagai pemerintah, kita harus memberikan presiden kemampuan untuk membuat semua keputusan," ujarnya saat mengumumkan pengunduran diri massal pemerintah Rusia. Menurut Medvedev kemampuan tersebut diperlukan Putin untuk melaksanakan rencana yang diusulkan.

BACA JUGA: Putin Puji Dmitry Medvedev

Medvedev menjadi perdana menteri pada 2012, setelah menjabat empat tahun sebagai presiden. Dia saat ini memimpin Partai Rusia Bersatu yang berkuasa.


Di bawah rencana Putin, majelis rendah parlemen Rusia, Duma, akan diberikan kekuasaan untuk menunjuk perdana menteri dan anggota kabinet lainnya. Kemampuan itu berbeda dengan saat ini di mana Duma hanya menyetujui pencalonan mereka.

Sumber: okezone

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

Pemerintah Rusia Umumkan Pengunduran Diri Massal Setelah Pidato Kenegaraan Putin

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya