0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

Republika Online
Republika Online - Tue, 28 Jan 2020 02:19
Dilihat: 58
Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan melindungi dan berupaya keras untuk memenuhi kebutuhan logistik Warga Negara Indonesia yang sedang tertahan di Wuhan, China.

Wuhan, sebuah kota industri di Negeri Tirai Bambu, kini menjadi kota yang terisolasi karena diduga sebagai sumber persebaran virus Corona. Presiden Joko Widodo (Jokowi), melalui keterangan tertulis dari kunjungannya ke Surabaya, Senin (27/1), mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing sedang berupaya keras untuk memastikan agar pengiriman bantuan logistik ke Wuhan dapat berjalan lancar.

"Sementara masih berada di sana. KBRI sudah bicara detail dan mengikuti," ujar Presiden.

Presiden, yang juga memantau penyebaran wabah corona dari China ke beberapa negara lain, mengatakan bahwa pihak KBRI Beijing terus intensif menjalin kontak dengan WNI di sana. Selain itu, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona ke Tanah Air, Kepala Negara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, namun tetap tenang dan tidak panik.

"Pengawasan di semua bandara kita terutama yang berhubungan dengan penerbangan dari dan ke China sudah kita lakukan. Yang paling penting hati-hati dan waspada terhadap gejala yang ada," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan sebagai langkah preventif, pemerintah sudah menyiagakan 100 rumah sakit di Indonesia dengan ruang isolasi untuk pasien dengan gejala penyakit di paru-paru dan saluran pernapasan.

"Rumah sakit itu seperti Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, dan rumah sakit-rumah sakit lain di berbagai daerah," kata Jokowi.

Virus corona baru, seperti diberitakan sebelumnya, meluas dengan begitu cepat, termasuk ke beberapa negara di Asia Tenggara. Tak lama setelah kasus tersebut terkonfirmasi ditemukan di Wuhan, China, beberapa negara lain melaporkan kejadian serupa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 26 Januari 2020 menyebutkan sebanyak 2.014 orang positif terjangkit virus corona atau novel coronavirus (nCov) dan 56 meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Dari total 2.014 kasus yang terkonfirmasi, sebanyak 1.985 kasus dilaporkan berasal dari China termasuk lima kasus di Hong Kong, dua kasus di Macau, dan tiga kasus di Taipei. Negara tetangga yang berbatasan dengan Indonesia, yakni Malaysia yang sebelumnya tidak terjadi penyebaran virus corona kini melaporkan adanya tiga kasus sekaligus pada 26 Januari 2020.

Sementara, di Thailand terdapat lima kasus terkait virus Corona, Singapura empat kasus, dan Australia empat kasus.


Berita Terkait
  • Aceh Siapkan Dua Rumah Sakit Rujukan Tangani Virus Corona
  • Pemprov Tegaskan Virus Corona tak Terdeteksi Masuk Bali
  • Perdana Menteri China Kunjungi Wuhan Pantau Wabah Corona
Berita Lainnya
  • Mantan Pejabat OMA Ditunjuk Duterte untuk Otonomi Bangsamoro
  • Gunungkidul Vaksin 11.616 Hewan Ternak

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

Pemerintah akan Penuhi Logistik WNI di Wuhan China

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya