0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

Republika Online
Republika Online - Fri, 18 Sep 2020 18:03
Dilihat: 51
Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

JAKARTA -- Kejaksaan Agung (Kejakgung), Jumat (18/9), memeriksa tersangka Andi Irfan Jaya dalam kasus pemberian suap Djoko Tjandra untuk pengurusan proyek bebas melalui fatwa Mahkamah Agung (MA) pada 2019 lalu. Pemeriksaan dilakukan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran saat ini Andi sedang menjalani penahanan di rutan KPK.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejakgung Hari Setiyono menjelaskan Andi diperiksa karena terungkap sejumlah fakta-fakta hukum baru dalam kasus itu.

"Guna melengkapi kekurangan bahan keterangan karena terdapat perkembangan fakta-fakta hukum yang harus diklarifikasi," kata Hari kepada wartawan, Jumat (29/9).

Hari menjelaskan, Andi diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi yang juga merupakan tersangka dalam kasus tersebut. Dalam hal ini, Hari menjelaskan bahwa Andi yang diduga turut bekerja sama dengan Pinangki untuk membuat proyek pembebasan Djoko Tjandra saat masih berstatus buron.

"(Pemeriksan Andi) Untuk berkas perkara atas nama Tersangka JST (Djoko Tjandra)," ujar Hari.

Sejauh ini, telah terungkap bahwa kejadian pidana ini bermula pada November 2019 di mana terdakwa bersama dengan Anita Kolopaking dan Andi Irfan Jaya yang bertemu Djoko Tjandra saat masih berstatus sebagai buronan.

"(Pertemuan) Di Kantornya (Djoko Tjandra) yang terletak di The Exchange 106 Lingkaran TrX Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, Sdr, Joko Soegiarto Tjandra setuju meminta Terdakwa untuk membantu pengurusan fatwa ke MA," kata Hari.

Dalam permintaan itu, terdakwa meminta agar pengurusan itu dibayar dengan sejumlah uang, yakni US$ 1 juta. Namun pembayaran uang itu akan melalui pihak swasta, yakni Andi Irfan Jaya yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengurusan Fatwa MA itu dibuat dalam sebuah proposal yang diberi nama Action Plan. Pembayaran dilakukan oleh Djoko Tjandra melalui adik iparnya, Herriyadi Angga Kusuma sebesar US$ 500 ribu atau senilai Rp7 miliar di Jakarta. Uang itu diterima oleh Andi Irfan Jaya.

"Selanjutnya Saudara Andi Irfan Jaya memberikan uang sebesar US$ 500 Ribu tersebut kepada terdakwa," ujar Hari.


Berita Terkait
  • MAKI Koordinasi dengan KPK Bongkar Kasus Djoko Tjandra
  • Kejakgung Periksa Andi Irfan di Rutan KPK
  • ICW Dukung Langkah Polri Usut Tuntas Kebakaran Kejakgung
Berita Lainnya
  • Indra Karya Salurkan Air Minum Infresh untuk Tenaga Medis
  • Kitabisa.com Lewat Rumah Zakat Salurkan Bantuan bagi Masamba

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

Pemeriksaan Andi Irfan buat Pengembangan Kasus Djoko Tjandra

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya