0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

okezone
okezone - Sun, 05 Apr 2020 09:04
Dilihat: 233
Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung ketahanan air dan pangan dengan membangun bendungan maupun embung di berbagai wilayah. Salah satunya Provinsi Jawa Timur yang juga dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan. "Dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan," ujarnya mengutip setkab, Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Pembangunan Embung Rawa Sari di Tarakan Rampung, Ini Penampakannya

Oleh sebab itu, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Ditjen Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Bendo di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Di mana, saat ini konstruksi Bendungan Bendo sudah 73,26% dan ditargetkan selesai konstruksinya dan siap digenangi pada akhir 2020.

Bendungan setinggi 71 meter dengan tipe urugan ini membendung Sungai Keyang yang merupakan anak sungai Bengawan Madiun (anak sungai Bengawan Solo). Konstruksi dilakukan pada 2013-2020 (multiyear contract) menggunakan APBN sebesar Rp1,032 miliar yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya (KSO).

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Air di Sumut, Bendungan Lau Simeme Dibangun

Di samping itu, kehadiran bendungan juga memiliki potensi air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal. Bendungan Bendo memiliki kapasitas tampung 43,11 juta meter kubik yang akan dimanfaatkan untuk peningkatan layanan irigasi seluas 7.800 hektare di Kabupaten Ponorogo dan Madiun sebagai sentra pertanian Jawa timur.


Selain sebagai layanan irigasi, manfaat lain Bendungan Bendo adalah sumber air baku domestik dan industri berkapasitas 790 liter/detik bagi Kabupaten Madiun sebesar 418 liter/detik dan Ponorogo 372 liter/detik. Selain itu, akan mereduksi debit banjir Kota Ponorogo dari 1.300 m3/detik menjadi 490 m3/detik dan pembangkit tenaga listrik sebesar 1,56 MW.

Sumber: okezone

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

Pembangunan Capai 73,26%, Bendungan Bendo Akan Digenangi Akhir 2020

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya