0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemanasan Sempurna, Chelsea

Nusabali
Nusabali - Mon, 03 May 2021 13:14
Dilihat: 34
Pemanasan Sempurna, Chelsea
LONDON,
Chelsea mengalahkan Fulham pada laga pekan ke-34 Premier League. Bagi manajer Chelsea Thomas Tuchel, laga tersebut ibarat 'pemanasan yang sempurna' saat menjamu Real Madrid di semifinal leg kedua Liga Champions.

Chelsea menang 2-0 saat menjamu Fulham di Stamford Bridge, Minggu (2/5) dinihari Wita. Dua gol Chelsea diborong Kai Havertz pada menit ke-10 dan 49. Hasil itu membuat Chelsea mantap di posisi keempat klasemen, dengan 61 poin dan unggul enam poin atas West Ham United di bawahnya.

Setelah lawan Fulham, Chelsea bersiap dengan laga sulit menjamu Real Madrid, di Stamford Bridge, London, Kamis (6/5) dinihari Wita. Chelsea punya modal gol tandang, saat menahan Madrid 1-1, di Stadion Alfredo Di Stefano, Rabu (28/4) lalu.

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, sangat senang dengan hasil yang didapat lawan Fulham. Bukan hanya hasil, tapi juga performa para pemain. Sebab, laga kontra Fulham ibarat 'pemanasan' menjelang duel lawan Madrid.

"Ya, ini pemanasan yang sempurna dan para pemain bisa mendapat banyak pujian dari pelatih untuk itu," kata Tuchel, di Football London.

Walaupun begitu, Tuchel tidak bermaksud meremehkan Fulham. Bagi pelatih asal Jerman, Fulham telah memberi perlawanan sengit dan menunjukkan mereka adalah klub yang punya kualitas.

Tuchel memberikan istirahat pada beberapa pemain utama di laga kontra Fulham. N'Golo Kante, Jorginho, dan Azpilicueta duduk manis di bangku cadangan. Tuchel menilai ini adalah investasi fisik jelang duel lawan Real Madrid.

"Ini juga soal [investasi] mental. Itulah mengapa tim mendapat banyak pujian. Itu adalah kemenangan besar dan kami tiba dengan pikiran jernih tanpa ada yang perlu disesali atau dipikirkan menjelang pertandingan hari Rabu," kata mantan pelatih PSG.

Lebih jauh Tuchel memuji habis performa bagus Kai Havertz pada laga melawan Fulham. Tuchel pun berharap agar pemain Chelsea lainnya mencontoh apa yang dilakukan pemain asal Jerman itu.

Kai Havertz dimainkan sejak menit awal di laga melawan Fulham. Tuchel memberinya kesempatan usai hanya menjadi pengganti di leg pertama semifinal Liga Champions melawan Real Madrid. Havertz pun tampil bagus dan mengambil momen itu.

"Dia seolah menunjukkan mengapa saya harus memainkannya di laga melawan Madrid [leg kedua]. Dia adalah contoh dari semua yang harus dilakukan pemain di tim ini dan mereka pantas mendapatkan pujian," kata Tuchel.

Performa Havertz belakangan mulai membaik. Walau belum tampil konsisten dan menentukan setiap laga, Tuchel menilai Havertz telah memberi banyak opsi untuk lini serang Chelsea bersama pemain lain.

"Dia menentukan, dia terlibat bersama Timo Werner sebagai penyerang ganda dan bersama Mason Mount dan Hakim Hiyech sebagai empat orang di lini serang. Mereka selalu terlibat dalam serangan dan situasi berbahaya," kata Tuchel. *
Sumber: Nusabali

Pemanasan Sempurna, Chelsea

Pemanasan Sempurna, Chelsea

Pemanasan Sempurna, Chelsea

Pemanasan Sempurna, Chelsea

Pemanasan Sempurna, Chelsea

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya