0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

Football5star
Football5star - Tue, 27 Sep 2022 22:13
Dilihat: 68

Football5star.com Indonesia - Pemain naturalisasi timnas Malaysia, Mohamadou Sumareh, menjadi bulan-bulanan kritik. Penampilan pemain kelahiran Gambia itu dinilai jauh dari ekspektasi serta membuat kecewa para pendukung Harimau Malaya.

Penampilan Sumareh mendapat sorotan pada pertandingan final Piala Raja Thailand ketika Malaysia takluk dari Tajikistan beberapa hari lalu. Selain performanya dianggap buruk, emosinya pun tak terkendali.

the-afc.com

Emosi itu bahkan nyaris merugikan Malaysia. Terutama ketika dia melakukan tekel keras kepada pemain Tajikistan pada pengujung babak pertama, yang berutungnya luput dari kartu kuning kedua.

Pada baak kedua, Sumareh lantas ditarik keluar oleh pelatih Kim Pan-gon, dan digantikan oleh Mohamad Faisal Abdul Halim. Kontribusinya pun dianggap tak maksimal pada laga sebelumnya, ketika masuk menggantikan Safawi Rasid pada menit ke-68 melawan Thailand.

"Jika seorang pemain semakin tertekan, dia kian susah untuk meraih prestasi terbaik. Ini yang saya lihat dari kondisi Sumareh," bilang pemerhati sepak bola Malaysia, Dr. Pekan Ramli seperti dikutip Football5tar.com dari Berita Harian.

FAM

Tak ayal, dua performa minor tersebut mebuat pemain berusia 28 tahun tersebut dihujani kritik oleh para penyokong timnas Malaysia. Akun media sosial pribadinya ramai dengan hujatan hingga cacian dari para penggemar Harimau Malaya.

Mohamadou Sumareh Didukung Safawi Rasid

Meski begitu, Mohamadou Sumareh masih mendapat dukungan dari rekan-rekannya di skuat Malaysia. Salah satu yang langsung pasang badan dengan perlakukan suporter terhadap Sumareh adalah kapten tim, Safawi Rasid.

"Dalam sepak bola, umum ketika ada kecaman atau pujian. tapi aku yakin Sumareh bisa mengatasinya. Sebagai kapten, aku rasa tidak sepatutya Sumaeh mendapat perlakuan seperti itu," bilang Safawi.

Bernama

"Kami bermain sebagai satu tim. Jika ada kecaman, berikan kepada semua. Jika ada pujian, juga untuk semua. Aku harap setelah ini tak ada lagi seperti itu. Sumareh kuat mentalitasnya, jadi aku rasa tak akan pengaruh apa-apa terhadap dia," lanjut pemain asal klub Johor Darul Ta'zim itu.

Terkait kekalahan dari Tajikistan pada laga final, Safawi tetap puas. Menurutnya, keberhasilan mengalahkan Thailand dan melangkah ke final sudah merupakan pencapaian positif.


"Suasana harmonis di skuat menjadi faktor kami bisa meraih prestasi ini. Kami menghadapi tim dengan ranking lebih tinggi dan kalah lewat adu penalti. Jadi, secara keseluruhan para pemain cukup puas," bilangnya memungkasi.

Sumber: Football5star

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

Pemain Naturalisasi Jadi Bulan-bulanan Suporter Timnas Malaysia

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya