0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

covesia
covesia - Fri, 22 May 2020 20:31
Dilihat: 21
Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

Covesia.com - Ratusan pedagang di Pasar Payakumbuh mengamuk, Jumat (22/5/2020) sekitar pukul 15.15 WIB. Mereka membuka paksa blokade akses jalan masuk ke pasar di depan tugu Adipura Payakumbuh.

Tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub tidak bisa berbuat banyak dan hanya memilih melihat sejumlah plang blokade dibawa oleh sejumlah pedagang.

Informasi yang dihimpun Covesia.com, aksi pedagang ini berawal dari ketidakpuasan kepada satgas Covid-19 Payakumbuh yang dirasa melanggar kesepakatan dan surat edaran Pemko Payakumbuh dengan Pedagang. Dimana pedagang tidak diperbolehkan lagi berdagang setelah pukul 22.00 WIB.

Namun, pukul 15.00 WIB tim gabungan Satgas Covid-19 Payakumbuh malah melakukan blokade akses jalan masuk ke pasar diseluruh penjuru. Hal ini mengundang amarah dan aksi sejumlah pedagang.

"Seluruh jalan ditutup baik yang didepan maupun yang dibelakang. Padahal kesepakatan pedagang tidak boleh berjualan setelah pukul 22.00 WIB. Tapi pukul 15.00 WIB malah ditutup. Ini jelas melarang kami berdagang dan mencari uang. Padahal lebaran tinggal dua hari lagi," sebut salah seorang pedagang kepada wartawan.

Akibat kejadian ini, blokade yang sebelumnya untuk mengurangi penumpukan kendaraan dan orang di Pasar Payakumbuh tidak bisa terealisasi dengan baik. Bahkan masyarakat yang penasaran dengan kericuhan ini malah semakin ramai mendekati Pasar Payakumbuh dan melihat kericuhan tanpa mengindahkan aturan PSBB.

Menanggapi hal ini Kapolres Payakumbuh, AKBP Donny Setiawan melalui Wakapolres Kompol Arie Sulistyo Nugroho meminta perwakilan pedagang pasar untuk duduk bersama dan menampung segala keluhan dan unek-unek pedagang.

"Kami langsung duduk bersama dengan pedagang untuk mencari solusi atas persoalan ini. seluruh masukan ditampung dan tidak ada yang dibantah maupun ditolak," kata Wakapolres.

Sementara itu Pemko Payakumbuh yang diwakili oleh Kasat Pol PP Payakumbuh, Devitra meminta agar masyarakat dan pedagang bisa memaklumi masa pandemi Covid-19. Apalagi, pusat penyebaran wabah Covid-19 terbesar berada di Pasar Payakumbuh.

"Mohon dimaklumi dan dipahami jika hari ini tengah dilanda pandemi Covid-19. Seluruh yang berada di Pasar Payakumbuh sedang terancam Covid-19 setelah melihat hasil Tracking warga yang sudah positif Covid-19 baik di Kota Payakumbuh maupun daerah tetangga," ucapnya.

Namun karena ada permintaan dari pedagang untuk tetap berjualan, akhirnya disepakati aturan untuk meminimalisir jumlah masyarakat yang berkeliaran di Pasar Payakumbuh dengan cara parkiran di bawah Kanopi hanya diperbolehkan satu baris. Jika lebih, akan dilakukan teguran dan tindakan oleh satgas Covid-19.


(agg)

Sumber: covesia

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

Pedagang Pasar Payakumbuh Ngamuk Buka Paksa Blokade, Pemko: Tolong Pahami Pandemi Corona

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya