0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

Nusabali
Nusabali - Fri, 17 Sep 2021 13:11
Dilihat: 61
Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar
35 pedagang setempat mendapat pendidikan tentang pendidikan moral, etika, kebersihan, dan kesehatan. Sekolah ini lebih menekankan bidang kebersihan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan pasar.

Sekolah pasar tersebut baru pertama kali digelar di Tabanan. Tahun 2019 bangunan Pasar Baturiti mendapat revitalisasi sehingga satu paket dengan program sekolah pasar tersebut. Program ini merupakan program langsung dari Kementerian Perdagangan.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Putu Mantra menerangkan sekolah pasar digelar sehari selama tiga jam. Pedagang mendapatkan sejumlah materi mulai dari etika dan moral sebagai pedagang, pedagang yang inovatif maupun pedagang peduli kesehatan. "Program ini dari Kementerian Perdagangan langsung dan baru pertama di Tabanan," ujarnya, Kamis (16/9).

Menurutnya, materi yang didapatkan oleh pedagang banyak. Termasuk pendidikan moral, etika, maupun kesehatan. Materi kesehatan tersebut bidang makanan, bagaimana pedagang menjual dagangan dalam keadaan bersih, sehat, dan tidak terbuat dari bahan berbahaya. Disamping itu, dalam situasi pandemi ini para pedagang diberikan materi tentang pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar. "Kami gandeng Dinas Kesehatan Tabanan untuk memberikan materi. Terpenting adalah pencegahan penyebaran virus di lingkungan pasar, pedagang harus paham, dan benar-benar menerapkan," beber Mantra.

Menurutnya, sekolah pasar masih bersifat khusus di Pasar Baturiti. Artinya belum semua pedagang pasar di Tabanan jadi ssaran program sekolah pasar. Karena kegiatan ini merupakan langsung program dari pusat. "Kami harapkan, pedagang setelah mendapat sekolah pasar ini, dapat meningkatkan mutu pelayanan, kualitas barang meningkat dengan memperhatikan norma-norma kesehatan dan tidak menggunakan pengawet berbahaya," harapnya.

Disinggung terkait penerapan prokes di pasar dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi, Mantra menjawab masih belum diterapkan. Saat ini untuk pencegahan penyebaran virus baru mengetatkan prokes di pasar supaya tidak berkerumum, menjaga jarak, pakai masker, dan menyediakan tempat cuci tangan. "Yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi ini, belum ada. Arahnya memang kesana, tetapi harus koordinasi dulu dengan pihak terkait," tandas Mantra. *des
Sumber: Nusabali

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

Pedagang Pasar Baturiti Dapat Materi Sekolah Pasar

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya