0
Thumbs Up
Thumbs Down

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

Republika Online
Republika Online - Tue, 23 Jul 2019 03:33
Dilihat: 33
PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

JAKARTA -- Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengisyaratkan penolakan masuknya partai politik tambahan ke dalam koalisi. Dia mengatakan, koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin saat ini sudah memiliki kekuatan cukup dalam parlemen.

"Kalau kami belajar dari 2014 dengan modal 40 persen bisa membentuk pemerintahan yang dipercaya rakyat dan mampu menghasilkan kinerja baik, apalagi kekuatan saat ini kan sudah 60 persen lebih," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (22/8).

Hasto berpendapat, kekuatan itu sudah menjadi modal politik yang cukup kuat bagi presiden dan wakil presiden terpilih saat ini di parlemen. Namun, dia mengatakan, pembahasan terkait koalisi usai Pilpres 2019 akan dilakukan secara khusus dalam momentum yang tepat.

"Namun kami juga melihat bagaimana spirit kebangsaan kita ini semangat gotong royong untuk bersama-sama memajukan negeri," katanya.

Pernyataan itu sekaligus mengisyaratkan tertutupnya pintu koalisi bagi Partai Amanat Nasional (PAN). Hal tersebut dia ungkapkan, menyusul pernyataan Sekretaris Jendral PAN Eddy Soeparno yang mengklaim akan ada pembicaraan antara partainya dengan PDIP Golkar.

Hasto mengatakan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam kapasitas sebagai ketua MPR juga seringkali melakukan komunikasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia melanjutkan, silaturahmi antar partai politik memang menjadi agenda partai berlambang banteng tersebut.

"Apakah koalisi akan diperkuat lagi dalam rangka konsolidasi ideologi membangun kekuatan gotong royong nasional itu akan dibahas bapak Jokowi dengan ketua umum partai," katanya.

Sebelumnya, Eddy Soeparno mengklaim akan ada pertemuan dengan dua partai tersebut terkait kursi pimpinan MPR. Dia mengatakan, pembahasan soal posisi pimpinan MPR dinilai lebih cair dan tidak mengenal sekat antara koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga.


Berita Terkait
  • PKB Tetap Perjuangkan Posisi Ketua MPR
  • Hasto Tanggapi Pernyataan Amien Rais Soal Porsi Kabinet
  • JK Minta Nasdem Tetap Kritis Terhadap Pemerintah
Berita Lainnya
  • Pelayanan Haji Dinilai Meningkat
  • Daarut Tauhid Hadirkan Senyum untuk Seli

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

PDIP Isyaratkan Tolak Anggota Koalisi Baru

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya