0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

Nusabali
Nusabali - Thu, 24 Jun 2021 08:13
Dilihat: 42
Pasien Cuci Darah Wajib Test AntigenAMLAPURA,
RSUD Karangasem rencanakan menambah 12 mesin hemodialisa untuk memaksimalkan pelayanan kepada pasien cuci darah di masa pandemi Covid-19. Pasien cuci darah yang menjalani cuci darah diwajibkan rapid tes antigen. Direktur RSUD Karangasem, dr I Wayan Suardana MRepro, mengatakan saat ini punya 20 mesin hemodialisa. Dari 20 mesin hemodialisa, yang digunakan untuk melayani pasien cuci darah hanya 18 mesin. Dua mesin lainnya cadangan.

dr Wayan Suardana menjelaskan, cuci darah memerlukan penanganan 4-4,5 jam. Ada yang jadwalnya seminggu sekali atau setiap tiga hari sekali, tergantung kondisi pasien. RSUD Karangasem terus melakukan penambahan mesin hemodialisa karena banyak pasien cuci darah melakukan cuci darah di Denpasar dan Karangasem. Adanya 20 mesin berarti yang bisa dilayani setiap hari hanya 18 pasien.

Perlakuana untuk pasien cuci darah berbeda dari sebelumnya. Pasien cuci darah wajib menjalani rapid tes antigen dan wajib menggunakan masker. Pengantar pasien juga wajib menjalankan protokol kesehatan. Kebanyakan pasien yang cuci darah menggunakan jasa BPJS Kesehatan, sebab bayarnya lumayan mahal sekali cuci darah hingga Rp 700.000. Tiap hari pasiennya penuh, semua pasien yang datang sudah punya jadwal cuci darah sendiri-sendiri. Sehingga antar pasien dan keluarga pengantar pasien saling kenal karena seringnya bertemu di satu ruangan.

Cuci darah wajib dilakukan karena ginjalnya tidak berfungsi. Mesin cuci darah itulah sebagai pengganti ginjal. Kecuali bersedia operasi ginjal dengan membeli ginjal. Masalahnya, sulit ada orang bersedia mendonorkan ginjalnya. Walau dapat ginjal, belum tentu cocok dari sisi golongan darah dan struktur organ tubuh itu. Di samping biayanya mahal hingga mencapai Rp 5 miliar.

Secara teknis cuci darah dilakukan dengan membuat akses dari pembuluh darah melalui operasi ringan. Tujuannya untuk menyalurkan darah dari tubuh dialirkan melalui tabung ke dalam dialyzer (ginjal buatan) untuk dibersihkan. Perlu diwaspadai bagi pasien cuci darah terjadinya komplikasi, di antaranya tekanan darah tinggi, anemia, kram otot, gatal-gatal, dan sebagainya. Pelayanan cuci darah dikoordinasikan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Karangasem dr I Gede Yuliasena. *k16
Sumber: Nusabali

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

Pasien Cuci Darah Wajib Test Antigen

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya