0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

Nusabali
Nusabali - Thu, 18 Jul 2019 09:09
Dilihat: 39
Pasar Murah Anti Ramah LingkunganGIANYAR,
Pemkab Gianyar melalui TP PKK Kabupaten Gianyar dan instansi terkait, menggelar pasar murah serangkaian menyambut hari raya Galungan, di halaman depan Kantor Bupati Gianyar, Rabu (17/7) pagi. Pasar ini sangat jauh dari semangat pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ramah lingkungan.

Karena baik pembeli yang hampir semua kalangan PNS dan para pedagang, sangat leluasa menggunakan tas plastik untuk mengkemas dan mengantongi barang dagangan. Seperti terlihat di lokasi pasar itu,

para pelaku pasar (pedagang dan pembeli) hingga para pejabat yang terlibat dalam pasar ini krisis kepedulian pada Peraturan Gubernur Bali (Pergub) No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Padahal Gubernur Bali I Wayan Koster dan jajaran wangat mewanti-wanti agar Pergub ini dilaksanakan secara konsisten, bukan formalitas. Penegasan ini karena keberadaan sampah terutama sampah plastik terbnukti telah merusak lingkungan di Bali.

Pasar murah tersebut menjual bahan kebutuhan seperti beras, janur, buah-buahan, jajan, minyak goreng, tepung terigu, bawang putih, dan lainnya. Setiap komoditas dikemas dan dikantongi dalam plastik. Tak ada pembeli yang membawa tas sendiri, seperti di beberapa pasar umum kini. Pedagang hanya memberikan tas ramah lingkungan kepada pembeli yang berstatus pejabat.

Dalam keterangan persnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Gianyar Ir IGA Dewi Hariani mengaku, kegiatan pasar murah ini adalah hasil kerjasama Tim Dewan Ketahanan Pangan Kabupaten Gianyar dengan TP PKK Kabupaten Gianyar. Namun saat dikonfirmasi, dia mengaku pasar murah ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian, sedangkan pihaknya mengaku hanya menyediakan komoditas. ''Coba hubungi Kepala Dinas Pertanian Gianyar,'' jelas pejabat asal Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung ini. Ikut terlibat dalam pasar murah adalah Bulog, petani binaan Dinas Pertanian Gianyar, Kelompok wanita tani dan TP PKK kab Gianyar.

Saat dikonfirmasi juga, Kepala Dinas Pertanian Gianyar Ir I Made Raka mengaku, baru sadar saat dikonfirmasi tentang ketidakhirauannya tentang pentingnya perilaku ramah lingkungan di pasar murah tersebut. ''Mih, ampura (maaf) saya tak mengontrol sejauh itu (wajib pakai tas ramah lingkungan saat berbelanja ke pasar,Red). Untuk pasar ini, saya hanya siapkan tempat jualan untuk pelaku usaha ini,'' jelas pejabat asal Banjar Angkling, Desa Bakbakan, Gianyar ini.

Dia berjanji untuk mengingatkan agar para pelaku usaha dari kalangan petani untuk tak lagi menggunakan tas plastik saat menjual produknya. Pasar ini sempat ditinjau Bupati Gianyar Made 'Agus' Mahayastra, Ketua TP-PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Asisten III Setda I Wayan Sudamia, Kepala Disperindag Ni Luh Gde Eka Suary, dan pejabat eselon II lainnya. *lsa,nvi
Sumber: Nusabali

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

Pasar Murah Anti Ramah Lingkungan

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya