0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

Nusabali
Nusabali - Wed, 05 Aug 2020 06:40
Dilihat: 45
Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus
Dalam musibah yang diduga terjadi karena korselting listrik ini, 68 lapak hangus terbakar, sementara 8 kios yang posisinya terpisah selamat dari amukan api. Menurut kesaksian Wayan Kardi, 60, yang tinggal di sebelah pasar di kawasan Banjar Dangin Peken, Desa Penarungan, saat kejadian malam itu, dirinya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba, Waytan Kardi mencium bau kayu terbakar. "Saya langsung memeriksa ke luar rumah. Ternyata, pasar sudah terbakar," jelas Kardi, Selasa (4/8).

Begitu melihat pasar terbakar, Kardi langsung menghubungi rekannya, I Nyoman Sudarma, 42. Mereka kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran dan jajaran Polsek Mengwi. Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung menerjunkan 10 unit mobil pemadam untuk memadamkan api di Pasar Desa Adat Penarungan.

Saat api berhasil dipadamkan stelah 1 jam perugas berjibaku, Selasa dinihari pukul 01.00 Wita, 68 lapak milik pedagang sudah ludes terbakar. Hanya 8 kias yang posisinya terpisah selamat dari amuk api. "Luas arealk pasar yang hangus terbakar 20 meter x 8 meter," ujar Kadis Kebakaran dan Penyelamatan Badung, I Wayan Wirya.

Dikonfirmasi terpisah, Selasa kemarin, Bendesa Adat Penarungan, Made Widiada, mengatakan pasar yang dikelola desa adat ini terbakar pas tengah malam pukul 24.00 Wita. Namun, tidak ada yang tahu persis kejadiannya. Tiba-tiba, api sudah membesar.

Menurut Widiada, pasca kebakaran, 68 pedagang aneka kebutuhan pokok dan perlengkapan upacara yang lapaknya hangus bakal direlokasi semnatara ke tempat baru, sambil menunggu proses perbaikan Pasar Desa Adat Penarungan. Tempat relokasi itu berada di sebalah timur Bale Banjar Blungbang, Desa Penarungan. "Kami juga akan mempersiapkan serangkaian upacara, termasuk upacara guru piduka di Pura Melanting," papar Widiada.

Disinggung soal anggaran perbaikan Pasar Desa Adaty Penarungan pasca terbakar, Widiada mengaku akan berkoodinasi dengan BPBD Badung. "Kami berharap bisa dibantu. Kalau tidak bisa, karena pasar ini adalah tanggung jawab Desa Adat Penarungan, maka kami akan gunakan kas desa adat untuk memperbaikinya," kata Widiada.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Badung, Iptu Gede Ketut Oka Bawa, mengatakan sejauh ini belum diketahui pasti penyebab kebakaran Pasar Deaa Adat Penarungan. Namun, dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik di salah satu lapak.

"Tim identifikasi dari Polres Badung sudah langsung terjun ke lokasi TKP kebakaran untuk melakukan penyelidikan, Selasa dinihari pukul 01.00 Wita. Hasil penyelidikkan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Tapi, Polsek Mengwi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab sesungguhnya," terang Iptu Oka Bawa. *asa,pol
Sumber: Nusabali

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

Pasar Desa Adat Penarungan Terbakar, 68 Lapak Hangus

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya