0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

Republika Online
Republika Online - Tue, 26 May 2020 22:46
Dilihat: 38
Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

JAKARTA -- Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas (Unand) Khairul Fahmi menilai, sejumlah konsekuensi harus dihadapi pemerintah dan penyelenggara pemilu jika pilkada serentak digelar Desember 2020. Pertama, penyelenggara pemilu harus menyiapkan protokol kesehatan yang membutuhkan biaya tidak sedikit. Lalu yang kedua, tambahan biaya pelaksanaan pilkada dirasa akan cukup berat.

"Hari ini saja kita dengar dari beberapa teman-teman yang melaksanakam pilkada, pemda bahkan ada yang sudah meminta agar hibah daerah dikembalikan dulu ke pemda untuk penanganan Covid. Ini kan tantangan juga yang berat bagi penyelengara pemilu kalau seandainya akan tetap pilkada," kata Khairul dalam diskusi daring Selasa, (26/5).

Menurutnya, ada banyak alasan mempertimbangkan untuk meninjau kembali jadwal keserentakan pilkada sebagaimana yang sudah diputuskan Perppu 2 Tahun 2020 tersebut, seperti kejelasan status tanggap darurat nasional sebagaimana Keppres 12 2020 dan keserentakan pemilu sebagaimana putusan MK 55 Tahun 2019 yang dirasa tidak memungkinkan dilakukan 2024. Namun demikian, secara hukum pilkada bisa juga tetap bisa dilaksanakan Desember tetapi tidak dilakukan serentak di 270 daerah.

"Secara hukum juga memungkinkan jika memang ini pilihannya. Misalkan dari 270 daerah ini berapa kira-kira daerah yang masih berstatus hijau, dalam arti belum ada warga disana yg terkonfirmasi Covid 19, dan berapa daerah yang statusnya sudah merah dan juga diterapkan PSBB,"

Menurutnya, jika peta tersebut dibuka lebih detail oleh KPU, maka hal tersebut bisa dijadikan dasar untuk menentukan pilkada tetap di 2020 Desember. Akan tetapi, protokol kesehatan Covid-19 tetap harus dilakukan.

"Tetap saja standar penanganan Covid tetap harus dilaksanakan di sana tapi barangkali biayanya akan lebih sedikit dibanding daerah yang sudah berstatus merah atau daerah yang sudah PSBB," jelasnya.


Berita Terkait
  • Seorang Polisi di Kota Metro Positif Covid-19
  • Gresik Pertegas Protokol Kesehatan pada PSBB Jilid III
  • Gugus Tugas: Jumlah Positif Covid-19 di Malut Bertambah 11
Berita Lainnya
  • Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat
  • Kasus Covid-19 Dikhawatirkan Meningkat Pascalebaran

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

Pakar: Pilkada di Tengah Pandemi Corona akan Berat

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya