0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

Republika Online
Republika Online - Tue, 04 Aug 2020 00:03
Dilihat: 39
Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

JAKARTA -- Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar mengatakan, hukuman untuk terdakwa Djoko Sugiarto Tjandra bisa diakumulasi. Djoko bisa dihukum dengan pokok perkara korupsi serta kasus baru dalam pelariannya.

"Ya akumulasi, hukuman cessie dulu dilaksanakan kemudian yang lain," kata Abdul Fickar saat dihubungi Republika, Senin (3/8). Kasus lain yang dimaksud yakni berupa pembuatan surat jalan maupun dugaan-dugaan suap lainnya bila memang disangkakan.

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra (tengah) yang ditangkap di Malaysia ditunjukkan kepada media saat konferensi pers di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Djoko Tjandra berhasil ditangkap setelah buron selama sebelas tahun mulai dari 2009 hingga 2020 usai divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. - (ANTARA/Muhammad Adimaja)

Dalam prosesnya, menurut Abdul Fickar, Djoko Tjandra bisa dieksekusi langsung sebagai narapidana kasus cessie Bank Bali, ke Lembaga Pemasyarakatan. Sedangkan untuk pemeriksaan perkara lain, penyidik bisa 'meminjam' Djoko Tjandra dari LP yang menurunnya.

Jika ada penyidikan berdasarkan alat bukti yang cukup menempatkan Djoko Tjandra sebagai tersangka, maka ada dua instansi hukum yang memungkinkan menyelidiki Djoko Tjandra. Polri bisa mendalami dugaan pidana umum. Sedangkan KPK atau Kejaksaan bisa mendalami kasus korupsinya.

"Artinya instansi yang menyidik dapat menahan sebagai bagian dari upaya paksa dalam penyidikan dan penahanannya tidak mengurangi lamanya hukuman pada kasus Cesie Bank Bali," kata dia.

Abdul Fickar menambahkan, jika ada penahanan dalam kasus baru, maka pelaksanaan hukuman dalam kasus Cesie berhenti smentara sampai adanya putusan tetap.

Saat ini, Djoko Tjandra tengah menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim Polri. Kepolisian menahan Djoko untuk mendalami kasus surat jalan yang melibatkan jenderal di lingkungan Bareskrim Polri.


Berita Terkait
  • Djoko Tjandra Ditangkap, PR Tapi Belum Selesai
  • Djoko Tjandra, Kemenkumham Didorong Investigasi Internal
  • Kasus Djoko Tjandra, Legislator Dorong Investigasi Imigrasi
Berita Lainnya
  • Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi
  • Warga Temukan Amunisi Bekas Perang di Bengawan Madiun

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

Pakar: Hukuman Djoko Tjandra Bisa Diakumulasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya