0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

okezone
okezone - Fri, 18 Sep 2020 15:03
Dilihat: 52
Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

PULUHAN aktivis dari sejumlah organisasi dan 16 pakar genosida mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) untuk menyelidiki tindakan China terhadap minoritas Uighur di Daerah Otonomi Xinjiang melalui sebuah surat terbuka. Mereka juga meminta UNHRC untuk 'mengembangkan strategi' untuk mengakhiri dugaan sejumlah pelanggaran yang menurut mereka merupakan tindakan genosida.

Surat terbuka yang dikrimkan pada Selasa (15/9/2020) itu ditandatangani oleh Uyghur Human Rights Project (UHRP), Genocide Watch, Pusat Perlindungan dan Tanggung Jawab Eropa, sejumlah kelompok dan individu lainnya.

BACA JUGA: Peneliti Perkirakan 1,5 Juta Muslim Uighur Ditahan di Kamp-Kamp Detensi di Xinjiang

Diwartakan VOA, surat itu menyatakan pemerintah China menggunakan kedok memerangi ekstremisme agama dan politik untuk 'kebijakan sistematis' yang menindas Uighur dan kelompok minoritas lainnya, termasuk penahanan 1 juta hingga 1,8 juta orang di kamp-kamp pengasingan, indoktrinasi politik, penghilangan paksa, penghancuran situs budaya, kerja paksa dan aborsi secara paksa.

Seruan itu meminta komunitas internasional agar menggunakan upaya "diplomatik, kemanusiaan dan cara damai lainnya" untuk menanggapi kejahatan yang dituduhkan tersebut.

Peter Irwin, seorang staf program senior pada UHRP yang berbasis di Washington, kepada VOA mengatakan adanya informasi yang cukup memadai terkait masalah Uighur untuk menjamin pembentukan Komisi Penyelidikan oleh UNHRC.

BACA JUGA: China Izinkan Pengamat Uni Eropa Kunjungi Xinjiang

Irwin memaparkan proposal penyelidikan Xinjiang itu telah diabaikan terutama karena sikap oposisi dan kemampuan China mengumpulkan pihak sekutu untuk menentang genosida tersebut.


Pemerintah China menolak tuduhan pelanggaran HAM di Xinjiang, dengan menyebutkan mereka hanya menjalankan kampanye 'pusat transformasi melalui pendidikan.' Pejabat China menyebut kamp tersebut sebagai fasilitas 'pelatihan kejuruan' bagi mereka yang terpapar 'gagasan ekstremisme dan terorisme'. Para pejabat itu juga menyatakan kamp itu mengajarkan keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan baru.

Sumber: okezone

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

Pakar dan Aktivis HAM Desak PBB akui "Genosida Uighur" di China

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya