0
Thumbs Up
Thumbs Down

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

wartaekonomi
wartaekonomi - Sat, 15 Feb 2020 14:25
Dilihat: 27
Jakarta

Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono menilai keberadaan internet menjadi salah satu sarana berkembangnya radikalisme di Tanah Air. Sebab saat ini siapapun bisa bebas mengakses internet dengan menggunakan telepon pintar.

"Ada dua orang polwan di Polda Maluku Utara belajar paham radikal itu melalui media sosial yang terenkripsi, mereka tidak saling kenal tapi seorang polwan bisa dibuat siap jadi pengantin yang melakukan aksi teror," katanya di Padang, Jumat (15/2), saat memberikan Kuliah Umum di Universitas Andalas (Unand).

Baca Juga: Cegah Radikalisme di Pemerintahan, Gus Yaqut: Perketat Seleksi CPNS

Baca Juga: Pak Polisi Buka-bukaan Lucinta Luna di Ditahan Sel Perempuan: Sel Pria Penuh

Menurutnya biasanya polwan sebelumnya sudah mendapatkan wawasan kebangsaan namun karena pengaruh internet akhirnya malah bisa didoktrin. Artinya kalau tidak bijak menggunakan teknologi kemudian belajar sesuatu di media sosial maka bisa jadi permasalahan, kata dia.

Ia juga mengungkapkan dari 61 negara yang diteliti tingkat literasinya ternyata Indonesia berada di urutan ke-60. "Kemudian mayoritas orang Indonesia membaca berita hanya dari headline atau judul saja kemudian langsung membagikan di media sosial," katanya.

Oleh sebab itu perlu meningkatkan kemampuan literasi dan ini menjadi tantangan bersama semua pihak. Pada sisi lain ia menilai semakin tinggi pemahaman seseorang terhadap radikalisme maka akan semakin tinggi keinginannya melakukan perubahan di negara dalam bentuk aksi kekerasan hingga terorisme.

"Apalagi bagi yang ingin mengubah ideologi negara menjadi ideologi lain dengan menggunakan semua sumber daya yang dimiliki," ujarnya.

Wakapolri mengingatkan salah satu tantangan yang dihadapi adalah penggunaan media sosial yang bijak di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Apalagi akan ada pihak yang menggunakan media sosial sebagai sarana propaganda dan menyebar ujaran kebencian untuk menciptakan disintegrasi sehingga perlu kewaspadaan menyikapi, ujarnya.

Ia mengajak semua pihak merajut kembali persatuan yang telah dirintis pendahulu bangsa dan mengenyampingkan semua perbedaan karena Indonesia bisa menjadi bangsa yang besar dan maju. (Antara)

Penulis: Redaksi

Editor: Vicky Fadil


Foto: Reuters/Stringer

Sumber: wartaekonomi

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

Pak Polisi Bilang: Radikalisme Juga Berkembang Lewat Internet

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya