0
Thumbs Up
Thumbs Down

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

Republika Online
Republika Online - Mon, 28 Nov 2022 05:01
Dilihat: 45
Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

RAMALLAH -- Otoritas Israel mengeluarkan larangan bepergian kepada Wakil Kepala Gerakan Islam di Israel Sheikh Kamal Al-Khatib. Meski demikian, Al-Khatib menegaskan larangan bepergian yang diberlakukan Israel kepada dirinya tidak akan menghentikan langkahnya untuk terus membela Masjid Al-Aqsha.

Sikap Al-Khatib tersebut disampaikan satu hari setelah dia menerima perintah larangan perjalanan selama satu bulan yang dapat diperbarui yang dikeluarkan oleh polisi pendudukan Israel.

"Perintah semacam itu dikeluarkan oleh pemerintah yang menindas. Itu dikeluarkan oleh pemerintah Yair Lapid melalui Menteri Dalam Negeri Ayelet Shaked, yang merupakan mitra Mansour Abbas dalam pemerintahan," tegas Al-Khatib, seperti dilansir Middle East Monitor, Ahad (27/11/2022).

Menurut Al-Khatib, perintah larangan bepergian kepada dirinya ini datang satu pekan setelah ulang tahun ketujuh perintah penindasan dari pemerintah Israel yang telah melarang Gerakan Islam pada 17 November 2015. Dia menekankan, ada penargetan tertentu dari Israel dalam mengeluarkan perintah larangan itu.

"Ini pengejaran terus menerus sebelum dan sesudah pelarangan, yang didahului dengan larangan perjalanan bagi Sheikh Raed Salah dan Suleiman Aghbariyeh," tambahnya.

Otoritas Israel membuat-buat dalih agar bisa menerapkan pelarangan terhadap Al-Khatib. Pendudukan Israel menuding Al-Khatib berencana melakukan perjalanan untuk mencapai kepentingan Gerakan Islam.

Padahal Al-Khatib mengatakan, tidak ada rencana untuk hal tersebut. "Tidak ada rencana untuk bepergian ke luar negeri," kata Al-Khatib, yang tercatat pernah menduduki posisi sebagai anggota komite warga Arab Israel pada 2020 lalu.

Baru-baru ini, Perhimpunan Tahanan Palestina (PPS) hari ini menyampaikan bahwa Israel telah menahan lebih dari 750 anak-anak Palestina sejak awal tahun ini.

Sebanyak 160 anak di bawah usia 18 tahun menjalani hukuman di penjara Israel, termasuk tiga anak perempuan, dua di antaranya berusia 16 tahun dan yang ketiga 17 tahun, dan lima ditahan dalam penahanan administratif tanpa dakwaan atau persidangan dan hanya berdasarkan bukti rahasia.

Sementara itu, sepanjang 2021 lalu, Organisasi Defence for Children International Palestine (DCIP) mendokumentasikan 78 anak Palestina yang tewas dibunuh pasukan Israel.

Sumber:

https://www.middleeastmonitor.com/20221126-al-khatib-israels-travel-ban-will-not-stop-my-defence-of-al-aqsa-mosque/


Berita Terkait
  • Parlemen Palestina Minta Israel Dihukum Atas Kejahatan Terhadap Perempuan
  • Pendudukan Israel Rugikan Palestina hingga Rp 782 Triliun, Termasuk Perampasan Tanah
  • Gara-gara Kecam Israel, Elite Republik Ancam Copot Ilhan Omar
Berita Lainnya
  • BMKG: 285 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur
  • Download GB WhatsApp dari Google Chrome Gratis Versi Terbaru di Sini: Aman, Bonus Fitur Menarik

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

Otoritas Israel Keluarkan Larangan Bepergian kepada Pria Ini

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya