0
Thumbs Up
Thumbs Down

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

wartaekonomi
wartaekonomi - Wed, 03 Jun 2020 14:03
Dilihat: 21
Jakarta

Perdana Menteri India, Rajnath Singh, akhirnya angkat bicara terkait konflik dengan China di wilayah perbatasan kedua negara. Pertama kali muncul ke publik sejak awal perseteruan, Singh menegaskan bahwa China telah melanggar integritas teritorial India.

Unjuk kekuatan militer antara India dan China di sepanjang perbatasan Garis Kontrol Aktual (LAC), hingga saat ini masih terjadi. Setelah beberapa pekan lalu, personel militer India dan China sempat terlibat dalam baku tembak di wilayah Ladakh.

Sejumlah masif tentara India dikerahkan ke wilayah perbatasan. Pun dengan China, yang juga mengerahkan sejumlah kendaraan berat militer dan sejumlah artileri perangnya. Tak cuma itu, sebuah foto citra satelit juga menangkap gambar empat jet tempur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), sudah berada dekat dengan wilayah perbatasan.

Baca Juga: Mau Gempur China, India Langsung Beli Jet Tempur AS

Tak segan, Singh menyebut bahwa kebijakan negara India berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan seluruh negara tetangganya. Oleh sebab itu, Sing menyebut India takkan pernah melanggar integritas teritorial negara lain.

Akan tetapi, Singh secara tegas menyebut bahwa India takkan membiarkan negara mana pun melakukan pelanggaran terhadap kedaulatannya.

"Kebijakan kami sangat jelas. Kami tidak akan melukai harga diri (negara) tetangga kami. Tetapi saya meyakinkan negara bahwa pemerintah tidak akan membiarkan siapa pun melukai harga diri India," Ucap Singh dalam wawancara dengan News 18.

Di sisi lain, Singh sepertinya masih yakin bahwa konflik antara India dan China di perbatasan masih bisa diselesaikan. Singh mengacu pada pengalaman konflik serupa yang terjadi di Doklam. Pada 2017, India dan China juga pernah bertikai dan mengalami kebuntuan selama 73 hari.

"Ketegangan semacam ini (pernah) meningat di masa lalu juga, dan solusi ditemukan," kata Singh.

Times of India melaporkan, baik Beijing dan New Delhi sudah melakukan perundingan delapan putaran untuk mengurangi ketegangan. Akan tetapi hingga saat ini, baik India dan China, masih terus mempertahakan sikap agresif di wilayah yang disengketakan.

Penulis: Redaksi

Editor: Rosmayanti


Foto: (Foto: AFP)

Sumber: wartaekonomi

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

Nyali Besar, India Pantang Mundur Hadapi China

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya