0
Thumbs Up
Thumbs Down

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

Republika Online
Republika Online - Mon, 21 Sep 2020 06:38
Dilihat: 41
'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

SEMARANG -- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meminta agar atribut, lembaga, serta badan otonom NU jangan dimanfaatkan untuk kegiatan politik praktis selama masa pemilu kepala daerah (pilkada) tahun 2020.

Hal ini menjadi salah satu poin penting imbauan PWNU Jawa Tengah guna tetap memperkuat ukhuwah, ketentraman, ketertiban serta kedamaian masyarakat Jawa Tengah, khususnya dalam menghadapi hajat pemilukada serentak.

Ketua PWNU Jawa Tengah Drs H Mohammad Muzamil mengungkapkan, PWNU Jawa Tengah perlu mengeluarkan imbauan kepada warga Nahdliyin dalam rangka menyikapi pelaksanaan pilkada serentak yang bakal digelar di 21 daerah di Jawa Tengah.

Ada enam poin imbauan PWNU Jawa Tengah kepada warga nahdliyin dalam surat imbauan yang juga ditandatangani oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh; Katib, KHA Imam Sya'roni MAg serta Sekretaris PWNU Jawa Tengah, H Hudallah Ridwan tersebut.

Yakni, PWNU Jawa Tengah mengimbau kepada warga nahdliyin agar senantiasa mendekatkan diri, memohon perlindungan dan pertolongan kepada Allah SWT, sesuai akidah ahlussunah wal jamaah.

PWNU Jawa Tengah juga mengimbau agar seluruh masyarakat Jawa Tengah-khususnya di daerah yang akan menggelar pilkada serentak-terus memperkuat tali silatirrahim dan saling berpesan dalam kebenaran dan kesabaran.

Selanjutnya, mengimbau agar segenap warga nahdliyin yang ada di Jawa Tengah untuk senantiasa memuliakan serta menjaga marwah para Kiai dan Habaib di kalangan ahlussunah wal jamaah.

"Termasuk tetap fokus untuk menjalankan program- program jam'iyyah yang sudah ditetapkan," ujarnya, melalui keterangan pers yang diterima Republika, Ahad (20/9).

PWNU Jawa Tengah, lanjut Muzamil, mengimbau agar tidak membawa atau mempergunakan atribut NU, Lembaga dan Badan Otonom dalam kegiatan politik praktis selama masa pilkada serentak di Jawa Tengah.

Jika terdapat situasi yang mencurigakan dan dapat mengakibatkan keruhnya suasana ketenteraman serta kedamian masyarakat, atau jika melihat kemungkaran harap segera berkoordinasi dengan aparatur pemerintah setempat dan tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri.

Imbauan ini disampaikan oleh PWNU Jawa Tengah agar seluruh warga Nahdliyin di daerah ini bisa tetap memperkuat ukhuwah, ketertiban dan ketenteraman di tengah- tengah masyarakat Jawa Tengah.

"Sehingga pelaksanaan pilkada serentak di Jawa Tengah bisa berjalan dengan tertib, lancar dan bisa dilaksanakan dalam kerangka persatuan dan kesatuan,' tegasnya.


Berita Terkait
  • Golkar, Revolusi Diam-Diam yang Mengubah Arah Politik
  • Netgrit: Di Negara Lain, Pemilu Saat Pandemi Berantakan
  • Kapolda Ingatkan Personel tidak Terseret Politik Praktis
Berita Lainnya
  • Jabal Hisma, Pesona Gurun Berkilau yang Bersejarah
  • PSBB Diterapkan, ASDP Catat Penurunan Penumpang

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

'NU Jangan Dimanfaatkan untuk Politik Praktis Pilkada'

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya