0
Thumbs Up
Thumbs Down

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

Republika Online
Republika Online - Mon, 17 Feb 2020 13:44
Dilihat: 19
Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

JAKARTA -- Imam Malik merupakan seorang pembelajar yang berbudi luhur. Sebelum menimba ilmu kepada gurunya, Imam Malik pun pernah mendapatkan nasihat dari ibundanya sehingga ia bisa menjadi salah satu imam dari empat mazhab Ahsunnah wal Jamaah (Aswaja).

Dalam buku Biografi Imam Malik yang ditulis Wildan Jauhari dijelaskan, sang Ibu menasihatinya sebelum menimba ilmu dari para guru yang mulia, hendaklah menimba akhlak dulu kepada guru. Imam Malik mengisahkan tentang dirinya ketika berpamitan kepada Sang Ibu untuk pergi menuntut ilmu. Kisah ini dikutip dari kitab Tartib al-Madarik Juz 1 halaman 130.

Mutharrif berkata, Imam Malik berkata, "Aku berpamitan pada Ibuku untuk pergi mencari dan mencatat ilmu. Ibu berkata, "Kemarilah Nak, kenakanlah pakaian yang pantas bagi seorang penuntut ilmu." Kemudian Ibu mengenakanku pakaian yang baik, juga memakaikan peci di kepalaku, dan memasangkan serban, lalu beliau berkata, "Nah, sekarang pergilah kepada gurumu Rabi'ah untuk menuntut ilmu. Tapi ingat Nak, belajarlah dahulu akhlak darinya sebelum kau menyerap ilmunya.

Begitulah sebuah nasihat yang keluar dari lembutnya hati seorang ibu yang mendambakan kesuksesan pendidikan anaknya. Sebuah nasihat yang begitu membekas di hati Imam Malik saat kecil.

Menurut Wildan Jauhari, sedikitnya ada tiga hal penting yang bisa kita teladani dari nasihat ibu Imam Malik tersebut. Pertama, seorang Ibu yang salehah seharusnya bisa memberi gambaran kepada putra tercintanya akan keagungan dan kemuliaan sebuah majelis ilmu.

Kedua, orang tua hendaknya juga bisa mengarahkan dan menyiapkan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Hal ini terlihat saat sang Ibu memilihkan guru terbaik bagi Imam Malik kecil, yaitu Syaikh Rabiah yang masyhur kedalaman ilmunya dalam bidang fikih.


Ketiga, dari nasihat tersebut juga dapat diambil teladan sebuah ilmu tak akan bermakna apa-apa tanpa dihiasi akhlak yang mulia. Sebagaimana budi yang luhur tak akan muncul dari sesesorang yang tidak berpengetahuan unggul. Ilmu dan akhlak adalah dua hal yang saling menghiasi dan melengkapi.

Berita Terkait
  • Gaya Berpakaian Imam Malik yang Mewah
  • Pertanyaan Imam Malik ke Malaikat Maut, Kapan Ajalku Datang?
  • Wibawa Imam Malik di Hadapan Khalifah Harun Ar-Rasyid
Berita Lainnya
  • Thailand Temukan Enam Kasus Baru Virus Corona
  • Arena Bermain di IBF 2020 Bisa Tampung 400 Anak

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

Nasihat Sang Ibu untuk Imam Malik

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya