0
Thumbs Up
Thumbs Down

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

Rumah
Rumah - Tue, 26 May 2020 19:55
Dilihat: 55
Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

- Performa dari beberapa penjualan rumah di Balikpapan mulai dari rumah yang besar hingga yang sedang cenderung kecil untuk beberapa waktu ini terlihat terpuruk. Hal ini dinilai terpuruk dan anjlok karena untuk saat ini bahkan di masa pandemi yang melanda Indonesia, tidak ada satupun penjualan yang berhasil didapatkan oleh para pengembang.

Kendati demikian hal tersebut cukup disayangkan mengingat Provinsi Kalimantan yang tadinya akan dijadikan Ibu Kota baru dari Indonesia ini dinilai akan menghasilkan nominal yang sangat fantastis pada sektor properti, namun sayangnya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia cukup memporak-porandakan rencana tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Andi Arief Mulya Dwi Hartono selaku Wakil Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) diBalikpapan. Menurutnya, pasokan rumah yang ada saat ini terbilang banyak, tetapi peminatnya tidak ada.

Ia juga menambahkan bahwa bahkan rumah yang besar dengan promo yang besar pula hanya sama seperti rumah menengah dan kecil seperti sebelumnya, ditambah sepi peminat.

Andi menjelaskan bahwa sebenarnya kondisi kemampuan daya beli menurun sudah berlangsung sejak akhir tahun lalu. Namun, kondisinya menjadi kian sulit tetapi saat ini.

Alhasil, jelas dia, banyak pekerja di sektor properti yang di rumahkan. "Kondisi paling bagus mereka mendapat bayaran setengah dari biasanya."

Oleh karena itu, REI Balikpapan meminta kepada pemerintah agar pengusaha properti diberikan relaksasi, khususnya kepada sektor yang menggarap proyek perumahan kecil atau menengah.

Sektor tersebut, jelas dia, perlu dibantu dalam upaya menggerakkan ekonomi di Balikpapan. Pengembang dalam segmen itu dinilai membutuhkan modal guna mengoptimalkan aset yang dimiliki.

"Untuk bangun kan butuh bantuan likuiditas. Kalau dulu bantuan likuiditas diberikan kepada pengusaha besar, kenapa tidak diajukan kepada pengusaha UMKM," jelasnya.

Adapun, Bank Indonesia (BI) PerwakilanBalikpapan mencatat kredit konsumsi kepemilikan rumah pada triwulan I 2020 turun -2,98 persen. Semakin turun dari kuartal IV 2019 sebesar -0,65 persen. Quartal I 2019 lebih baik yaitu tumbuh 1,35 persen.

Sementara itu, hadirnya prosedur baru yang diterapkan pemerintah dalam pembelian rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau yang disebut perumana Jokowi ini seperti angin segar bagi para penggiat sektor properti di Balikpapan. Prosedur ini sendiri berlaku online.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com


Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.

Sumber: Rumah

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

Nasib Properti Di Balikpapan Pada Masa Pandemik

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya