0
Thumbs Up
Thumbs Down

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

Republika Online
Republika Online - Thu, 26 Nov 2020 15:53
Dilihat: 55
NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

FLORIDA -- Badan Antariksa AS (NASA) telah mulai merakit roket Space Launch System (SLS) pertama di platform peluncuran menjelang penerbangan perdananya tahun depan. SLS adalah roket raksasa yang akan mengirim astronaut AS ke Bulan pada dekade ini.

Pendaratan awak pertama ditargetkan pada tahun 2024. Insinyur di Florida telah mulai menyusun segmen yang membentuk dua penguat roket padat kendaraan. Roket tersebut dijadwalkan memulai debutnya pada November 2021.

Dilansir di BBC, Kamis (26/11), SLS terdiri dari tahap inti raksasa berukuran 65m dengan empat mesin yang diapit oleh penguat bahan bakar padat. Bersama-sama, ini menghasilkan gaya dorong 8,8 juta pound (39,1 Meganewtons) yang dapat membawa astronaut ke orbit. Roket tersebut kemudian membawa astronaut ke Bulan.

Tim di Pusat Antariksa Kennedy NASA di Florida menurunkan 10 segmen pendorong pertama ke tempatnya pada struktur yang dikenal sebagai peluncur seluler pada 21 November. Prosesnya berlangsung di dalam Vehicle Assembly Building (VAB) di Kennedy.

Perakitan roket ini adalah tonggak penting bagi NASA. SLS telah dikembangkan selama satu dekade. NASA akan mengirimkan astronaut wanita pertama ke permukaan bulan pada tahun 2024, yang dikenal sebagai misi Artemis.

"Penumpukan bagian pertama roket SLS pada peluncur seluler menandai tonggak utama untuk program Artemis," kata Andrew Shroble, manajer yang mengerjakan roket untuk NASA.

"Ini menunjukkan bahwa misi benar-benar terbentuk dan akan segera menuju ke landasan peluncuran," tambahnya.


Segmen besar lainnya dari SLS, tahap inti berlapis busa oranye, saat ini sedang menjalani program tes yang disebut Green Run di Nasa's Stennis Space Center di Mississippi. Dua tes Green Run terakhir akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

Setelah dirakit sepenuhnya, roket SLS akan berdiri lebih tinggi dari Patung Liberty dan memiliki daya dorong maksimum sekitar 15 persen lebih besar saat lepas landas daripada roket Saturn V yang digunakan untuk meluncurkan misi Apollo ke Bulan pada 1960-an dan 70-an.

Berita Terkait
  • China Luncurkan Misi Bersejarah ke Bulan
  • Fakta Soal Peluncuran 4 Astronaut ke Stasiun Ruang Angkasa
  • 4 Astronaut Sampai di ISS, Bersiap Lakukan Misi 6 Bulan
Berita Lainnya
  • NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan
  • Gubernur Erzaldi Tanda Tangani Raperda APBD 2021

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

NASA Mulai Rakit Roket untuk Bawa Astronaut ke Bulan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya