0
Thumbs Up
Thumbs Down

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

Republika Online
Republika Online - Thu, 01 Dec 2022 08:15
Dilihat: 85
Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

JAKARTA -- Nasyiatul Aisyiyah bersiap melaksanakan gelaran Muktamar ke-14 pada 2-4 Desember 2022 di Kota Bandung. Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah Diyah Puspitarini mengatakan seharusnya muktamar dengan tema "Memajukan Perempuan, Menguatkan Peradaban" ini dilaksanakan pada 2020, namun tertunda karena pandemi.

"Beberapa pertimbangkan kami tidak melakukan muktamar secara online karena muktamar bukan hanya soal menyelesaikan tanggung jawab, tetapi juga menjalin ukhuwah," kata Diyah melalui keterangan tertulisnya, Rabu (30/11/2022).

Memajukan perempuan disebut bukan dengan pemaknaan saat ini bukan perempuan mengalami ketertinggalan, akan tetapi saat ini perempuan sudah diberikan ruang aspirasi tapi masih ada aspek yang tertinggal. "Seperti jaminan hak, angka kekerasan, angka perceraian, dampak pandemi juga salah satunya banyaknya PHK yang dialami perempuan dan semua aspek ini perlu menjadi perhatian kita bersama," kata Dyah.

Diyah mengatakan, memajukan perempuan juga harus dilakukan dengan pelaksanaan sikap dan dibuktikan dengan kontribusi nyata oleh perempuan. Nasyiatul Aisyiyah sejak awal berdirinya merupakan wujud nyata dari terbuka luasnya ruang gerak bagi perempuan muda Muhammadiyah untuk bisa berkiprah berdakwah amar maruf nahi munkar.

Diyah menjelaskan terkait menguatkan peradaban, bahwa peradaban konteksnya bukan hanya skala lokal tapi makna yang luas dan memiliki ruang waktu yang cukup lama. Itu termasuk memajukan kualitas perempuan yang merupakan bagian menguatkan peradaban.

Jelang satu abad, Nasyiatul Aisyiyah terus mendorong para perempuan agar memiliki peran strategis di berbagai bidang, termasuk merintis internasionalisasi. Nasyiatul Aisyiyah sebagain jawaban era revolusi industri yang menuntut manusia termasuk perempuan memiliki peran strategis di berbagai bidang.

Terpilihnya Bandung sebagai lokasi muktamar juga memiliki latar historis. Pada 1965 di Kongres Muhammadiyah ke-26 di Bandung, Nasyiatul Aisyiyah resmi menjadi organisasi otonom. Pada masa itu, pada 1965 sudah membuktikan Muhammadiyah memberikan ruang besar bagi perempuan untuk berkiprah.


Berita Terkait
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke XIV Usung Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan
  • Muktamar Aisyiyah Bahas Arah Pandangan Perjuangan Majukan Perempuan
  • Komnas Adukan Persoalan Perempuan Indonesia ke Markas PBB
Berita Lainnya
  • Kuasa Hukum Devi Athok Pertanyakan Hasil Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan
  • Pemimpin ISIS Dikonformasi Tewas Dalam Pertempuran

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

Muktamar ke-14 Nasyiatul Aisyiyah Siap Hasilkan Isu Strategis Memajukan Perempuan

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya