0
Thumbs Up
Thumbs Down

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

Republika Online
Republika Online - Wed, 21 Aug 2019 08:25
Dilihat: 21
Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

BADUNG -- Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengungkapkan pihaknya masih mengkaji urgensi Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) untuk dihidupkan kembali. Kajian ini diharapkan dapat dituntaskan pada akhir Agustus 2019 ini.

"Kami lagi mengkaji dan diskusi tentang pentingnya GBHN dan amendemen UUD 1945 yang terbatas itu sampai di mana saja. Insya Allah, akhir bulan ini akan tuntas soal pembahasan GBHN itu," katanya di sela pelaksanaan Muktamar V PKB, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (21/8).

Dia menuturkan, bahwa saat ini pihaknya akan terus menilai urgensi dari GBHN itu, dengan melibatkan beberapa pakar. Namun, Muhaimin tak menyebut beberapa nama pakar yang dilibatkan dalam pengkajian GBHN itu.

Menurutnya, hal yang paling penting dari kajian GBHN adalah nantinya garis-garis besar haluan yang ada tidak justru memberi kesulitan bagi pemerintah dalam setiap pengambilan keputusan. "Yang penting kalau ada GBHN tidak justru membuat pemerintah kesulitan dalam mengambil langkah-langkah di pemerintahan. Langkah pemerintah tidak justru tersandera GBHN," katanya pula.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Ahmad Iman mengatakan, partainya telah membentuk Tim Pengkaji Amendemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang dibahas dalam Muktamar PKB di Bali pada 20-22 Agustus 2019. Panitia pengkajian itu akan dipimpin profesor hukum tata negara dan profesor ilmu politik.

"Sejumlah agenda besar dalam Muktamar PKB di Bali tersebut memang antara lain mengenai rencana amendemen terbatas UUD 1945 dan menghidupkan kembali GBHN yang bergulir di publik saat ini," katanya.


Menurut dia, hasil kajian itu akan dijadikan pedoman dan landasan PKB dalam menentukan sikap apakah mendukung atau menolak rencana amendemen terbatas UUD 1945. "Wacana amendemen tersebut menyangkut prinsip tentang tata negara Indonesia ke depan, dan jangan sampai presiden terpilih justru tersandera GBHN," katanya pula.

Berita Terkait
  • Muhaimin Secara Aklamasi Terpilih Kembali Sebagai Ketum PKB
  • Muhaimin Tegaskan Komitmen PKB Gerak Bersama Jokowi
  • Jokowi Pertanyakan Langkah PKB Adakan Muktamar di Bali
Berita Lainnya
  • Jokowi Dukung Menristekdikti Datangkan Rektor Asing
  • Bertahun-tahun Warga Lembor Kekurangan Air Bersih

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

Muhaimin: PKB Kaji Urgensi Menghidupkan Kembali GBHN

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya