0
Thumbs Up
Thumbs Down

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

Republika Online
Republika Online - Thu, 27 Feb 2020 07:16
Dilihat: 23
MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

JAKARTA -- Mahkamah Konstitusi (MK) mengingatkan pembentuk undang-undang untuk tidak sering kali mengganti model pemilu serentak. Hal itu agar terbangun kepastian dan kemapanan pelaksanaan pemilu.

"Jangan acap kali mengubah model pemilihan langsung yang diselenggarakan secara serentak," ujar Hakim Konstitusi Saldi Isra dalam sidang pengucapan putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (26/2).

Ia pun menuturkan meski pembuat undang-undang yang berwenang memilih model pemilu serentak, model yang dipilih harus memperhitungkan kemudahan dan kesederhanaan untuk pemilih dalam menunaikan hak memilih. MK juga mengingatkan pemerintah dan DPR menyusun pilihan model lebih awal agar tersedia waktu untuk melakukan simulasi sebelum perubahan model pemilu serentak dilakukan.

Untuk mewujudkan pemilu serentak berkualitas, dia mengatakan, pembentuk undang-undang perlu memperhitungkan dengan cermat implikasi teknis pemilihan model pemilu serentak. Selanjutnya, penyusunan undang-undang model pemilu serentak harus melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan atas penyelenggaraan pemilu serentak.

Mahkamah Konstitusi membuka sejumlah pilihan model keserentakan pemilu yang konstitusional sepanjang pemilihan presiden-wakil presiden dilakukan serentak dengan pemilihan DPR dan DPD. Putusan tersebut sekaligus menolak permohonan pengujian UU Pemilu dan UU Pilkada yang diajukan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Dalam permohonannya, Perludem mendalilkan penyelenggaraan pemilu serentak yang konstitusional adalah penyelenggaraan pemilu serentak yang dipisahkan antara pemilu nasional dengan pemilu lokal.


Berita Terkait
  • MK Minta Model Pemilu tak Sering Diubah
  • Perludem: Putusan MK Tegaskan Pemilu Harus Serentak
  • MK Pertahankan Pemilihan Presiden, DPR, dan DPD Serentak
Berita Lainnya
  • Arsul Sani: Salam Pancasila tak Bisa Gantikan Salam Agama
  • Pasien Diduga Corona di RSHS Pernah Pergi ke Thailand

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

MK: Pembentuk UU Jangan Gonta-Ganti Model Pemilu Serentak

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya