0
Thumbs Up
Thumbs Down

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

Republika Online
Republika Online - Wed, 17 Jul 2019 23:00
Dilihat: 109
Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

JAKARTA -- Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok menggelar acara bedah buku berjudul "Islam Indonesia dan China: Pergumulan Santri Indonesia di Tiongkok". Acara bedah buku tersebut digelar dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat Indonesia tentang kehidupan umat Islam di Tiongkok.

"Bedah buku ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyakat Indonesia tentang kehidupan masyarakat Islam di Tiongkok," ujar Ketua Tanfidziyah PCINU Tiongkok, Nurwidiyanto kepada Republika.co.id usai acara bedah buku di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Acara bedah buku ini dihadiri Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj, Mrs. Wang Yu Xia dari Guangdong University of foreign studies, Rois Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok, KH. Imron Rosyadi, dan Ketua Umum Perkumpulan Persahabatan Alumni Tiongkok- Indonesia (Perhati), Soegeng Rahardjo.

Menurut Nurwidiyanto, buku yang dibedah tersebut ditulis oleh 20 santri NU yang sudah tinggal lama di Tiongkok, sehingga diharapkan bisa menjelaskan hubungan antara muslim Tiongkok dengan muslim di Indonesia.

Setidaknya ada 400-an lebih santri NU yang kini sedang menempuh pendidikan di Tiongkok. Menurut dia, kebanyakan para santri NU tersebut mempelajari berbagai bidang, terutama di bidang sains dan teknologi. "Jadi lebih banyak diarahkan ke sains dan teknologi," ucap Widi, yang kini sedang menempuh S3 Jurusan Matematika di salah satu universitas Tiongkok.

Dia mengatakan, PCINU sendiri baru berdiri sekitar tiga tahun yang lalu. Menurut dia, NU memiliki misi untuk menyebarkan perdamaian dan Islam rahmatal lil alamin di Tiongkok. "Misi kita cuma satu, perdamaian. Jadi membangun perdamaian dan menyebarkan Islam yang rahmatal lil alamin, jangan sampai ada tuduhan atau hal yang bisa merusak hubugnan kedua negara," kata Widi.

Sementara itu, Rois Syuriyah PCINU Tiongkok, KH. Imron Rosyadi menjelaskan, bedah buku tersebut digelar karena warga NU di Tiongkok ingin menyampaikan fakta-fakta yang mereka lihat di Tiongkok. Karena, menurut dia, saat ini sangat banyak kabar hoaks yang memojokkan Cina.


Dia mengatakan, kini banyak informasi yang tidak sesuai dengan fakta kehidupan muslim di Tiongkok. Padahal, menurut dia, pemerintah Cina menjamin kebebasan beragama. "Pembatasan kehidupan aktivitas beragam juga tidak terjadi, kita bahkan kemarin Ramadhan dan Idul Fitri, kita bikin lomba takbiran, bayangkan NU bikin lomba takbiran di negara komunis dan itu terjadi," jelas Kiai Imron

Berita Terkait
  • Gojek Luncurkan Kode QR Khusus Pembayaran ZIS
  • Digitalisasi ZIS, LazisNU Kembali Gandeng Gojek
  • Yenny Ingatkan Petinggi NU tak Terkesan Minta Jatah Menteri
Berita Lainnya
  • Dua Universitas Australia Diduga Terkait Pelanggaran HAM di China
  • Formula E Jakarta Bisa Jadi Ajang Unjuk Kemampuan Indonesia

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

Misi NU Sebarkan Islam Rahmatal lil Alamin di Cina

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya