0
Thumbs Up
Thumbs Down

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

Republika Online
Republika Online - Mon, 06 Apr 2020 18:58
Dilihat: 23
Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelontorkan dana hibah sebanyak Rp 14 miliar kepada Lembaga Biologi Molekular Eijkman. Lembaga ini diminta meningkatkan kapasitas dan kemampuan untuk memeriksa spesimen Covid-19 dari pasien.

"Kami telah mengundang Kepala Eijkman untuk menerima bantuan dana sebesar Rp 14 miliar. Diharapkan Eijkman bisa sesegera mungkin meningkatkan kemampuan dalam pemeriksaan," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Senin (6/4).

Selama ini, penegakan diagnosis Covid-19 memang hanya bisa ditempuh dengan tes usap melalui metode pemeriksaan PCR. Lembaga Eijkman adalah salah satu fasilitas laboratorium yang melakukan uji terhadap spesimen Covid-19 ini.

Dengan penambahan pasien positif Covid-19 yang cukup signifikan, pemeriksaan uji spesimen terhadap pasien terduga harus lebih banyak dan lebih cepat dilakukan. "Presiden memerintahkan agar laboratorium meningkatkan kemampuan untuk melakukan pemeriksaan baik dengan PCR dan juga teknik lainnya," kata dia.

Tak hanya pemeriksaan dengan PCR, Jokowi juga memerintah Kemenkes untuk memperbanyak cakupan tes cepat atau rapid test. Tes cepat merupakan jurus pemerintah untuk melihat gambaran luas persebaran Covid-19.

Namun, perlu diingat bahwa akurasi tes cepat tidak setinggi tes PCR. Pasien yang dinyatakan positif dalam tes cepat masih harus menjalani tes PCR untuk memastikan kondisinya.

"Presiden meminta percepatan rapid test. Semua negara berebutan untuk mendapat alat penanganan Covid-19. Presiden juga menegaskan ulang tentang prioritas tentang siapa yang harus lakukan rapid test, yakni dokter perawat dan keluarga serta masyarakat yang berpotensi terdampak Covid-19," jelasnya.

Sampai saat ini, pemerintah telah memeriksa sebanyak 11.482 spesimen. Seluruh spesimen tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan dengan metode PCR, yakni pengecekan antigen pasien, dan menghasilkan 2.491 pasien positif Covid-19. Sisanya, sebanyak 8.991 pasien dinyatakan negatif Covid-19.


Berita Terkait
  • Kepala Desa Ujung Tombak Pencegahan Covid-19 dari Pemudik
  • Kondisi takkan Kembali Normal Sampai Vaksin Corona Ditemukan
  • Total 2.402 Kasus Corona, 53 Persennya Bukan Warga Saudi
Berita Lainnya
  • Tujuh WNI Sembuh Covid-19 di Singapura
  • Hukum Menggunakan Hand Sanitizer Beralkohol

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

Minta Tes Covid-19 Diperbanyak, Jokowi Hibahkan Rp 14 Miliar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya