0
Thumbs Up
Thumbs Down

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

wartaekonomi
wartaekonomi - Mon, 20 Jan 2020 20:22
Dilihat: 20
Teheran

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan negaranya masih mempertahankan kesepakatan nuklir 2015 atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), walaupun mundur dari beberapa pakta kesepakatan tersebut.

"Teheran masih mempertahankan kesepakatan, klaim kekuatan Eropa tentang Iran melanggar kesepakatan itu tidak berdasarkan apa pun," kata Mousavi dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Senin (20/1/2020).

Baca Juga: Iran Gagal Kirim Black Box Ukraine International Airlines ke Ukraina

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan JCPOA sebaiknya digantikan kesepakatan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (JCPOA) 'kesepakatan terbaik' yang bisa diraih.

"Apakah Iran akan meningkatkan komitmennya tergantung dengan pihak lain dan apakah kepentingan Iran aman dengan kesepakatan itu," kata Mousavi.

Trump menarik AS dari JCPOA pada 2018 lalu. Sejak itu ia memberlakukan berbagai sanksi ekonomi Iran yang membuat perekonomian negara Timur Tengah itu merosot tajam.

Negara-negara Eropa sempat berjanji akan membuat mekanisme perdagangan yang tidak melanggar sanksi AS. Tapi karena mereka gagal melakukannya perlahan-lahan Iran mundur dari beberapa persyaratan JCPOA.

Pada 6 Januari lalu, Iran mengumumkan mereka akan mengabaikan batasan pengayaan uranium yang ditetapkan JCPOA). Tapi Iran menegaskan mereka tetap bekerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB.

Pengumuman mundurnya Iran dari beberapa komitmen JCPOA tersebut dipercepat satu pekan. Setelah AS membunuh komandan militer Iran Jenderal Qassem Soleimani sebuah serangan udara pada Jumat (3/1/2020) di Baghdad.

Televisi milik pemerintah melaporkan Teheran tidak akan mematuhi batasan yang ditetapkan JCPOA.

Baca Juga: Kesepakatan Nuklir Iran Sangat Sulit Diselamatkan

Iran tidak akan mematuhi pembatasan pengayaan sentrifugal uranium untuk memperkaya kapasitas, pembatasan level uranium yang dapat diperkaya, jumlah pasokan uranium yang diperkaya atau aktivitas penelitian dan pengembangan nuklir Iran.

"Iran akan melanjutkan pengayaan nuklir tanpa batasan dan berdasarkan kebutuhan teknis," kata pemerintah Iran dalam pernyataan yang dibacakan stasiun televisi milik negara.

Penulis: Redaksi

Editor: Muhammad Syahrianto


Foto: Reuters.

Sumber: wartaekonomi

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

Meski Tidak Sepenuhnya, Iran Klaim Masih Hormati Kesepakatan Nuklir

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya