0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

okezone
okezone - Wed, 25 Nov 2020 22:44
Dilihat: 56
Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

JAKARTA - Pemenang Kompetisi Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (25/11). Sebanyak 15 pemenang ini terdiri dari kementerian, pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada instansi dengan pengelolaan pengaduan pelayanan publik terbaik di Indonesia. Meski kompetisi dilaksanakan di tengah pandemi ternyata tidak menyurutkan partisipasi peserta yang terdiri dari instansi pemerintah dan unit pengelola pelayanan. Di tahun yang ketiga ini, terdapat peningkatan peserta yang signifikan pada Kompetisi yang digelar oleh Kementerian PANRB bersama Ombudsman RI (ORI) dan Kantor Staf Presiden (KSP) serta didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) CEGAH ini.

Baca juga: Tjahjo Kumolo Curhat yang Diurusi Bukan CPNS tapi Gaji Wamen

Total peserta Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020 mencapai 439 instansi. Peserta terdiri dari 237 Instansi Pemerintah (IP) dan 202 Unit Pengelola Pelayanan (UPP). Diah Natalisa, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, mengungkapkan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat sebesar 40,7% dibanding jumlah peserta tahun 2019. Selain itu angka partisipasi IP naik 62%, sementara peserta UPP meningkat 27% dibandingkan tahun lalu.

"Semua proses sosialisasi, registrasi, presentasi dan wawancara dilaksanakan secara daring. Ini merupakan tantangan yang besar bagi peserta maupun juri. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi antusiasme peserta dan juri di tengah masa beradaptasi kebiasaan baru," ungkap Diah Natalisa.

Baca juga: Menpan RB Targetkan 2 Tahun Tak Ada Pungli dalam Perizinan

Ketua Dewan Juri Azwar Abubakar menilai pelaksanaan wawancara secara daring tidak mengurangi mutu penilaian juri, tetapi justru memicu semua yang terlibat dalam kompetisi untuk mendapatkan cara baru yang lebih luas cakupannya. Sebagai juri yang terlibat sejak awal kompetisi di tahun 2018, Azwar mengakui semakin banyak ragam dan inovasi yang diterapkan peserta. Menurut Azwar awalnya keberadaan kanal LAPOR! hanya untuk pengaduan biasa namun kini masyarakat dapat memberikan masukan pada pemerintah untuk menjadi bahan evaluasi dalam rangka perbaikan pelayanan publik. "Prinsipnya ada korelasi kuat antara keterbukaan pemerintah merangkul masyarakat dalam mewujudkan reformasi birokrasi," ujar Azwar di tengah melakukan proses penjurian, (12/11).

Salah satu anggota Tim Reformasi Birokrasi Nasional juga selaku juri Eva Kusuma Sundari mengatakan banyak peserta kompetisi yang mengolah pengaduan melalui LAPOR! untuk menjadi sumber perubahan bahkan perencanaan bagi pemerintah. "Lima belas pemenang ini sudah merupakan sumber knowledge bagi pembinaan yang akan datang atau bagi pemerintahan baru hasil Pilkada. Tidak perlu mulai dari nol. Mereka bisa mempercepat reformasi birokrasi dari model yang ditemukan oleh para pemenang kompetisi ini," tutur Eva.

Diah berharap melalui kompetisi ini, dapat mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Harapan kami setelah kompetisi ini, setiap penyelenggara pelayanan publik dapat mengelola pengaduan secara ideal, memaksimalkan keterlibatan masyarakat dalam monitoring dan evaluasi pelayanan publik, serta memanfaatkan data tersebut sebagai dasar pengambilan kebijakan untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat," ungkap Diah Natalisa.

Sementara itu, Direktur USAID Indonesia Ryan Washburn mengatakan Pemerintah AS melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menghargai komitmen Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mendorong transparansi dan akuntabilitas. "Saya gembira bahwa kemitraan LAPOR-SP4N! terus mendukung Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan pelayanan publik untuk semua," ujarnya.


Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik terbuka bagi kementerian, lembaga, pemda, BUMN, dan BUMD serta unit pengelola pelayanan publik di bawah instansi vertikal, kantor perwakilan, dan perguruan tinggi. Penyelenggaraan kompetisi ini didasarkan kepada Peraturan Menteri PANRB No. 47/2020 tentang Penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik 2020.

Sumber: okezone

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

Menteri Tjahjo Serahkan Penghargaan Top 15 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik 2020

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya