0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

Republika Online
Republika Online - Wed, 25 Nov 2020 23:46
Dilihat: 47
Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

JAKARTA -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan kiprah perempuan dalam menjaga stabilitas ekonomi bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata. "Hasil diskusi World Economic Forum pada Januari 2020 menyatakan pemberdayaan perempuan adalah kunci kenaikan pendapatan bangsa yang akan menentukan kemajuan negara," kata Bintang dalam seminar daring bertema "Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera" untuk menyambut Hari Ibu yang diliput dari Jakarta, Rabu (25/11).

Data perkembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan besar di Indonesia pada 2014-2018 menunjukkan dari total 64 juta unit usaha, 99 persen adalah usaha mikro, kecil, dan menengah. Berdasarkan survei Bank Dunia pada 2016, lebih dari 50 persen usaha kecil dimiliki perempuan. Bintang mengatakan Undang-Undang Dasar 1945 menjamin hak yang sama bagi laki-laki dan perempuan.

Namun, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat hasil pembangunan antara laki-laki dan perempuan masih ada ketimpangan. "Hal itu terlihat dari ketimpangan antara laki-laki dan perempuan dalam Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Pemberdayaan Gender," tuturnya.

Pada dimensi ekonomi, survei Indeks Pembangunan Manusia Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 menunjukkan pengeluaran per kapita perempuan lebih rendah daripada laki-laki, yaitu sekitar Rp9 juta per tahun berbanding Rp15 juta per tahun. Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan juga lebih rendah daripada laki-laki.

Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan hanya sekitar 50 persen dan laki-laki sekitar 80 persen. "Data BPS 2019 dan 2020 menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan yang sudah rendah terus mengalami penurunan, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki yang sudah cukup tinggi mengalami kenaikan," katanya.

Menurut Bintang, kondisi tersebut memprihatinkan. Apalagi, pandemi COVID-19 telah memperburuk ketimpangan gender yang ada, sehingga perempuan menjadi semakin rentan. "Padahal, bila perempuan berdaya, bukan tidak mungkin Indonesia menjadi negara yang semakin maju," katanya.


Berita Terkait
  • 'Jangan Biarkan Perempuan Terjebak Pilihan Menikah-Karier'
  • 'Laki-Perempuan Punya Hak Sama untuk Bekerja'
  • Menaker Ajak Pelaku Industri Adil pada Pekerja Perempuan
Berita Lainnya
  • LPDB Tawarkan Bantuan Pembiayaan Modal UMKM Aceh Tengah
  • Yasonna Harap RUU Prolegnas 2021 Hasilkan UU Berkualitas

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

Menteri PPPA: Perempuan Berperan Jaga Stabilitas Ekonomi

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
pijar
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya