0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

covesia
covesia - Thu, 05 Dec 2019 14:50
Dilihat: 23
Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Covesia.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan Filipina soal 3 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Retno berharap pemerintah Filipina membantu membebaskan tiga WNI itu dengan selamat.

"Kami mohon perhatian, kami mohon intensifkan upaya otoritas Filipina agar pembebasan 3 warga negara Indonesia tersebut dapat dilakukan sesegera mungkin dengan selamat," kata Retno di sela Bali Democracy Forum (BDF) ke-12 di gedung BNDCC, Nusa Dua, Bali, Kamis (5/12/2019).

Retno menyebut Presiden Joko Widodo secara langsung telah menyampaikan hal itu ke Presiden Duterte saat bertemu di Busan, Korea Selatan. Selain itu, Retno mengaku sudah menyampaikan permasalahan itu ke menteri pertahanan Filipina.

"Saya juga berbicara dengan Menteri Pertahanan Filipina. Kita menyampaikan, presiden menyampaikan pada Duterte bahwa masih ada 3 orang indonesia yang berada di selatan Filipina," sebutnya.

Menurutnya, Duterte menyambut baik permintaan Indonesia itu. Dia mengatakan pemerintah Filipina akan mengusahakan tiga WNi itu dibebaskan dengan selamat.

"Jadi pesannya itu sudah disampaikan presiden dan Presiden Duterte menyambut baik dan berjanji akan berupaya melakukan itu dan bahkan pada retreat kembali menyampaikan masalah tersebut komitmen dari otoritas filipina untuk membantu membebaskan tiga warga negara Indonesia itu dengan selamat," tuturnya.

Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf menculik tiga nelayan asal Indonesia dari perairan dekat Lahad Datu, Sabah, Malaysia, dan membawa mereka ke Filipina. Mereka meminta uang tebusan sebesar 30 juta peso (Rp 8,3 miliar) untuk pembebasan mereka. Ketiga WNI itu diketahui telah disandera sejak September lalu.

Tiga WNI yang diculik itu diidentifikasi sebagai Samiun Maneu (27), Maharuydin Lunani (48), dan Muhammad Farhan (27). Lunani dan Farhan merupakan ayah dan anak. Ketiganya diculik oleh sekelompok pria bersenjata dari kapal mereka di perairan Tambisan, Lahad Datu, Sabah, pada September lalu. Dilaporkan bahwa ketiga WNI dibawa ke gugusan Kepulauan Tawi-Tawi di Filipina bagian selatan dan kemudian ke Jolo, yang diketahui merupakan markas Abu Sayyaf.


(lif/dtc)

Sumber: covesia

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Menlu Desak Filipina Bantu Bebaskan Tiga WNI yang Disandera Abu Sayyaf

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya