0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

Republika Online
Republika Online - Sat, 24 Aug 2019 22:23
Dilihat: 24
Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

SURABAYA -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan, setelah kericuhan yang melanda Papua dan Papua Barat beberapa waktu lalu, pihaknya tidak menutup akses internet di wilayah itu, melainkan membatasinya. Hal itu dilakukan untuk menghalau banyaknya hokas di media sosial yang bisa memperkeruh suasana.

"Kalau dilihat memang di dunia nyata lebih kondusif. Di jalan tidak ada yang demo. Tapi di dunia maya malah banyak hoaks, provokasi dan mengadu domba," ujarnya usai membuka acara Gamers Land Party (GLP) 2019 di JX International Surabaya, Sabtu (24/8).

Rudiantara menjelaskan, setelah kerusuhan Papua banyak berita bohong di media sosial yang mengatakan adanya korban masyarakat, padahal kejadian yang sebenarnya bukan terjadi di Papua dan bukan saat ini. Di negara lain jika ada peristiwa kerusuhan, kata dia, akan dilakukan penutupan internet, namun di Indonesia hanya dilakukan pembatasan.

"10 negara di dunia jika menangani hal demikian (kerusuhan) adalah dengan penutupan internet. Sedang di sini hanya pembatasan data. SMS masih jalan," katanya.

Rudiantara mengatakan pembatasan internet sesuai dengan dasar hukum yang ada dan mengacu pada UUD yakni Hak Asasi Manusia (HAM) karena untuk melindungi hak orang lain. Sementara itu, di UU ITE pasal 40 dituliskan pemerintah diwajibkan melindungi masyarakat sehingga pemerintah punya kewenangan untuk membatasi internet.

"Jika saya tidak melakukan itu berarti tidak melindungi masyarakat. Pembatasan internet data ini untuk kepentingan bersama. Mudah-mudahan situasi segera kondusif tidak hanya di dunia nyata tapi di dunia maya," ucapnya.

Mengenai sampai kapan pembatasan internet tersebut, ia menyatakan belum bisa memutuskan karena harus berkoordinasi lebih dahulu dengan pihak lain seperti aparat kepolisian. "Saya tidak bisa memutuskan. Yang bisa memutuskan teman-teman di lapangan. Saya tidak melakukan ini sendiri tapi kerja sama dengan pihak hukum. Saya ajak ayo jaga dunia maya jangan sampai dikotori hoaks atau adu domba," ucapnya.



Berita Terkait
  • Ketua DPR Dorong Persoalan Papua Segera Dituntaskan
  • Kegiatan Perekonomian di Biak Kembali Normal
  • Kemenpora Pastikan PON 2020 Tetap di Papua
Berita Lainnya
  • Bea Cukai Malili dan BNN Kota Palopo Amankan Ganja
  • MUI Agendakan Mediasi Kasus UAS dengan PGI Pekan Depan

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

Menkominfo: Internet di Papua tidak Ditutup Hanya Dibatasi

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya