0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

okezone
okezone - Tue, 25 Feb 2020 13:44
Dilihat: 33
Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan sekitar 20 juta hektare atau sekitar 10% dari luas total daratan Indonesia adalah tanah lunak.

Penyebaran tanah lunak umumnya dijumpai pada daerah dataran pantai, antara lain di sepanjang pantai utara Pulau Jawa, pantai timur Pulau Sumatera, pantai selatan Pulau Kalimantan, pantai timur Pulau Kalimantan, pantai selatan Pulau Sulawesi, pantai barat Pulau Papua dan pantai selatan Pulau Papua.

Baca Juga: Teknologi Mortar Busa, Jawaban Persoalan Tanah Lunak di Indonesia

Kondisi ini membuat daya dukung tanah rendah sehingga tidak dapat menyokong struktur bangunan di atasnya dengan baik, seperti membuat jalan amblas dan keretakan gedung. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) mengembangkan teknologi mortar busa.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pun mendorong para peneliti untuk menghasilkan karya yang memberikan dampak positif bagi penyediaan infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat dengan tetap memperhatikan kriteria murah, mudah, cepat dan berkelanjutan.

"Hasil-hasil Litbang sangat penting untuk mempercepat pencapaian target pembangunan infrastruktur melalui inovasi-inovasi yang lebih murah, lebih cepat dan lebih baik," kata Menteri Basuki dilansir dari laman PUPR, Selasa (25/2/2020).

Baca Juga: Seluruh Tanah di RI Ditargetkan Bersertifikat pada 2025

Mortar busa merupakan optimalisasi penggunaan busa (foam) dengan mortar (pasir, semen dan air) berkekuatan tinggi sehingga ideal menjadi dasar atau perkerasan jalan pada tanah lunak yang dikembangkan oleh Pusat Jalan dan Jembatan (Pusjatan).


Mortar busa memiliki berat yang ringan di mana massa jenis maksimum 0,8 ton/m3 untuk lapis base dengan UCS minimum 2.000 kilogram/cm2, serta massa jenis maksimum 0,6 ton/m3 untuk lapis sub-base dengan UCS minimum 800 kilogram/cm2. Seperti mortar beton, mortar busa juga memiliki sifat memadat sendiri.

Sumber: okezone

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

Mengeraskan Tanah, Ini Proyek Infrastruktur yang Pakai Mortar Busa

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya