0
Thumbs Up
Thumbs Down

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

okezone
okezone - Wed, 11 Sep 2019 20:10
Dilihat: 26
Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

JAKARTA - Presiden Ketiga RI, BJ Habibie telah menghembuskan nafas terakhirnya. Habibie wafat di ruang CICU, Paviliun Kartika RSPAD, Jakarta Pusat.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun mengenang sosok Habibie. Menurutnya, sebagai politikus, Habibie merupakan tokoh yang sangat demokratis. Kata dia, reformasi kebijakan menuju arah demokrasi terjadi pada era kepemimpinan Habibie.

"Reformasi kebijakan dalam hal demokrasi yang terjadi pada eranya," ujar Enggar saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Dia bercerita, Habibie adalah sosok yang demokratis ketika menjabat sebagai Presiden Ketiga Indonesia. Saat itu Habibie juga menjabat sebagai Dewan Pembina Partai Golkar, sedangkan Enggar menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum Partai Golkar.

Baca Juga: BJ Habibie Meninggal Dunia, Ini 5 Kebijakan Ekonomi yang Ditinggalkan

Menurut Enggar, biasanya Presiden dan Dewan Pembina hanya menyalami ketua umum partai saja. Namun, ketika Habibie menjabat sebagai Presiden dan Dewan Pembinan Partai Golkar, dirinya justru menyalami seluruh anggota.

"Saya waktu itu jauh, artinya saya wakil bendahara umum, beliau dewan pembina bersama Bang Akbar sebagai pemimpin umum, saya. Pikir salaman cipika cipiki pemimpin saja, tetapi semua," jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Enggar, sosok Habibie juga bisa dibilang sebagai pemersatu bangsa. Pasalnya, dalam beberapa tahun ini lewat pemikirannya, Habibie berhasil mempersatukan kembali bangsa Indonesia yang sempat ribut urusan politik.

"Akhir-akhir ini (dihari tuanya) masih memberikan wishdom (pemikiran) mengenai persatuan kita," ucapnya

Baca Juga: Jadi Bapak Teknologi, Inilah Kiprah BJ Habibie Selama 83 Tahun

Diberitakan sebelumnya, Putera Kedua Habibie, Thareq Kemal Habibie menyatakan, ayahnya meninggal pukul 18.05 WIB. Dia menyebut penyebabnya adalah faktor usia.

"Saya harus menyampaikan ini, bahwa Ayah saya, Presiden Ketiga RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Thareq di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Dia menyatakan, faktor lainnya adalah karena jantung yang sudah melemah. Thareq juga mengapresiasi dokter yang sudah berusaha semampunya untuk menyembuhkan Habibie.


"Jantungnya sudah berhenti beraktifitas, seperti yang saya bilang, karena umur dan aktifitas yang banyak," kata Thareq.

Sumber: okezone

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

Mengenang Sosok Habibie, Mendag: Demokrasi Lahir pada Era Kepemimpinannya

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
inilahcom
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
MuterFilm
Rancahpost
Mobilmo
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya