0
Thumbs Up
Thumbs Down

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

Republika Online
Republika Online - Mon, 06 Jul 2020 02:42
Dilihat: 266
Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan, pihaknya telah mengalokasikan dana untuk penanganan Covid-19 sebesar USD 46,6 miliar, termasuk stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha senilai USD 17,2 miliar. Setara Rp 893,2 miliar jika 1 dolar AS di kurskan Rp 14.000.

"Stimulus ekonomi dimaksudkan agar pelaku usaha tetap terus melanjutkan kegiatan usaha sehingga dapat menghindari adanya PHK terhadap para pekerjanya," kata Ida dalam keterangannya, Ahad (5/7).

Adapun terkait langkah mitigasi dampak pandemi di sektor ketenagakerjaan, Kemenaker membentuk kebijakan tanggap. Kebijakan tersebut bertujuan membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan institusi pasar kerja.

Kebijakan kedua adalah menyediakan program berupa insentif pajak penghasilan dan relaksasi pembayaran pinjaman/kredit. Selain itu, dalam waktu dekat akan dikeluarkan kebijakan relaksasi iuran jaminan sosial ketenagakerjaan untuk meringankan sekitar 56 juta pekerja sektor formal.

Ketiga, Kemenaker juga menyediakan jaring pengaman sosial bagi pekerja sektor informal. Pemerintah memberikan bantuan sosial kepada 70,5 juta pekerja sektor informal yang termasuk dalam kategori miskin dan rentan.

Kebijakan keempat yakni memprioritaskan pemberian insentif pelatihan melalui program kartu pra-kerja bagi pekerja yang ter-PHK. Pemerintah telah memberikan insentif pelatihan dengan target tahun ini sebanyak 3,5-5,6 juta penerima manfaat.

"Mengingat pandemi, seluruh pelatihan dilakukan dengan metoda online. Dalam jangka waktu dekat akan diselenggarakan pelatihan keterampilan vokasi dengan metode blended (online dan offline) menyesuaikan kondisi penyebaran Covid-19 di suatu wilayah," kata dia lagi.

Di dalam kebijakan kelima, Kemenaker juga memperbanyak program perluasan kesempatan kerja seperti padat karya tunai dan padat karya produktif. Selain itu juga memperbanyak program terapan Teknologi Tepat Guna (TTG), Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan kewirausahaan, yang dimaksudkan untuk penyerapan tenaga kerja.

"Selanjutnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia, baik yang sudah kembali ke Indonesia maupun yang masih berada di luar negeri," kata Ida.

Kemenaker juga menyediakan panduan yang ditujukan bagi perusahaan dan pekerja. Utamanya menyangkut perlindungan pekerja/buruh dan kelangsungan usaha, serta perlindungan pekerja pada kasus penyakit akibat kerja karena COVID-19. Pekerja yang terkena wabah Covid-19 wajib mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).


Berita Terkait
  • Tiga Langkah Menaker Tekan Pengangguran
  • Jokowi: Jangan UMKM Mati Dulu Baru Dibantu
  • Pulihkan Ekonomi, Jokowi Minta Bantuan Daerah
Berita Lainnya
  • 166 Orang Tewas Saat Demo Pascakematian Penyanyi Ethiopia
  • 15.307 Peserta ikuti UTBK di UGM pada Ahad

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

Menaker Alokasikan Dana Stimulus USD 63,8 Miliar

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya