0
Thumbs Up
Thumbs Down

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

covesia
covesia - Sun, 05 Jul 2020 10:28
Dilihat: 38
Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

Covesia.com - Olahraga merupakan perilaku gerak manusia yang universal, tanpa memandang latar belakang agama, budaya, suku bangsa atau ras. Namun, dalam pelaksanaannya, kegiatan iniyang berintikan gerak keterampilan jasmaniah dan berporos pada sifat-sifat permainan itutetap bertumpu pada etika dan kesadaran moral.

Olahraga bukanlah ungkapan naluri yang rendah atau nafsu kekerasan, tetapi merupakan ekspresi sifat-sifat manusia yang kreatif dan indah yang kemudian bermuara pada kehidupan yang manusiawi dalam pengertian sejahtera paripurna.

Bukan sehat jasmaniah semata, tetapi melingkup kesehatan aspek mental, emosional, sosial dan spiritual. Tujuan akhirnya adalah tercapainya kesejahteraan paripurna yang terintegrasi dalam masyarakat.

Kutipan ini sepertinya sangat dipahami Irjen Pol Fakhrizal. Hal ini pula yang sepertinya melatarbelakangi pria kelahiran Bukittinggi 57 tahun silam, sempat gencar menggelar iven olahraga, khususnya selama tiga tahun menjabat Kapolda Sumbar (Desember 2016 - Desember 2019).

Dalam perbincangan bersama Covesia.com, Selasa (30/6/2020), Fakhrizal ingat betul tentang helatan olahraga yang pernah dia gelar.

Di Sumatra Barat, dia dikenal sebagai jenderal yang dekat dengan masyarakat, selain dekat dengan staf dan anggotanya di lingkungan Polda. Tentu dia berhak mengklaim itu. Tetapi kedekatan itu tentu pula sudah terukur lewat kegiatan-kegiatanyang selama menjabat Kapolda Sumbarsudah digelarnya.

Selain telah menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi kepolisian di Ranah Minang, dia juga gemar menggelar "hajatan" yang mengundang antusiasme banyak orang.

Menurutnya, ini bukan tanpa maksud. Semua kegiatan yang digelar berkaitan erat dengan tujuannya, "membentuk kesejahteraan yang paripurna dan terintegrasi."

Sebagai pimpinan di kepolisian tentu dia sangat paham bagaimana membentuk karakter staf dan anggotanya dalam melaksanakan tugas secara maksimal. Sementara, di luar Lembaga Kepolisian, dia merasa harus memberi kotribusi lebih ke segenap masyarakat, khususnya di Ranah Minang.

Selain kegiatan sosial kemasyarakatan, Alumni SMA N 2 Padang ini juga punya perhatian lebih kepada dunia olahraga. Dia rutin menggelar iven "Kapolda Cup" di berbagai cabang olahraga, baik yang berkaitan dengan institusi polisi maupun masyarakat luas.

"Selama saya jadi Kapolda, semua ada piala Kapolda-nya, mulai sepak bola itu ya, U-16, U-18, terus Minangkabau Cup," sebutnya.

Dia juga mengingat pernah menggelar turnamen tenis lapangan, di setiap Hari Bhayangkara, "ada Piala Kapolda, terus kemudian juga bulu tangkis ada Piala Kapolda-nya, kemudian menembak."

Selain itu, dia juga mengingat turnamen taekwondo, "yang ndak pernah ada orang bikin, ada Piala Kapolda-nya, terus tinju; tinju selama ini ndak ada Piala Kapolda-nya, lalu ada Piala Kapolda-nya (saat saya menjabat)."

"Kemudian silat, futsal, selaju sampan, offroad," imbuhnya.

Di samping meningkatkan prestasi dan pembinaan olahraga yang berkesinambungan dan meningkatkan prestasi olahraga Sumatra Barat agar lebih bersinar di kancah nasional maupun internasional, Fakhrizal juga memiliki tujuan lebih dari itu.

Dia memerhatikan perkembangan dan masa depan generasi muda di Ranah Minang.

"(Ini) untuk generasi muda kita, biar terhindar dari narkoba, kejahatan-kejahatan remaja. Dengan olahraga mereka kan sibuk, sibuk dengan olahraga," sebutnya.

Menurutnya, orang yang rajin berolaraga pasti jauh dari minuman keras, narkoba dan tidak suka begadang dan menjaga kondisi kesehatan.

"Itu tujuannya, 'Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan'" pungkasnya.

Dia berharap, agar kegiatan positif seperti keolahragaan yang melibatkan banyak generasi muda terus digelar di Sumatra Barat. Dia meyakini, olahraga mampu membentuk karakter positif generasi muda di masa depan.

Secara filosofis, mengutip sebuah catatan, "Olahraga dan Eksistensi Manusia;" olahraga memberikan ruang yang luas bagi manusia untuk membuktikan keberadaan dirinya. Hampir semua aktivitas olahraga merupakan suatu cara pembuktian akan kemampuan yang kita miliki.

Prestasi olahraga, rasa puas, pengakuan dari masyarakat merupakan satu bentuk eksistensi manusia dalam kehidupan. Olahraga dan eksistensi mempunyai hubungan timbal balik yang baik.

Manusia mencari eksistensi melalui olahraga dan olahraga akan semakin berkembang dengan adanya manusia yang selalu mencari eksistensi dalam hidupnya.


(rdk)

Sumber: covesia

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

Membentuk Generasi Muda untuk Masa Depan Ala Irjen Fakhrizal

  
PARTNER KAMI
JPNN
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya