0
Thumbs Up
Thumbs Down

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

Republika Online
Republika Online - Sat, 31 Oct 2020 17:16
Dilihat: 41
Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

JAKARTA -- Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengakui, bahwa belakangan ini dirinya kerap memecat kadernya dari keanggotaan PDI Perjuangan. Dirinya juga mempersilakan kadernya yang tidak puas dengan kebijakan partai untuk hengkang dari PDI Perjuangan.

"Tidak peduli saya. Karena mereka tidak puas sebagai anggota PDIP langsung hengkang. Silakan, saya pecat. Monggo, pilihan anda mau ke mana," kata Megawati dalam sambutannya di Rapat Koordinasi Bidang DPP PDIP dengan tema Gerakan Menanam dan Politik Anggaran: Kebijakan Terobosan Investasi, Sabtu (31/10).

Dirinya juga mengaku pernah memecat kadernya lantaran tidak dipilih oleh partai unutk menjadi calon kepala daerah. Menurutnya, hal seperti itu bukanlah kader, melainkan oportunis.

"Untung sekarang sudah agak reda, yang pergi tidak hanya bawa satu dua orang, monggo. Saya lebih senang begitu," ujarnya.

"Lebih baik orang seperti itu, menurut saya bukan kader, tapi oportunis. Hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri untuk masuk dalam organisasi," kata Mega menambahkan.

Dirinya menegaskan, bahwa PDI Perjuangan tidak membutuhkan orang yang hanya mencari keuntungan di partai. Presiden kelima RI tersebut mengaku hanya butuh kader yang punya jiwa raga dengan semangat juang.

"Yang teken ketua umum, go, pergi kamu! Saya butuh yang dari kader-kader PDIP punya jiwa raga dengan fighting spirit. Maka saya bilang, jangan manjakan milenial. Apa baktinya untuk negeri? Milenial tahun 80-lah. Ya kalian-kalian ini mungkin masih ada yang masuk (kategori). Ya terus mejeng-mejeng doang, ngamuk saya. Harus berbuat. Kalau tidak, ya monggo mundur saja dari partai ini. Cari makan bisa kok di tempat lain, jadi pegusaha dan lain-lain," ucapnya.

Tidak hanya itu, Megawati juga menyoroti aksi demonstrasi yang kerap berujung tindakan anarkistis. Ia juga mengancam akan memecat kadernya jika diketahui ada yang ikut dalam aksi tersebut.

"Ketahuan ada PDI yang ngikut ntar tak pecat lho. Orang itu bukanya punya sopo-sopo, punya kalian. Itu kan wilayah punya publik, kendaran umum, halte, transportasi, namanya umum emangnya punya Bu Mega, ndak ada, gimana tho," ungkapnya.


Berita Terkait
  • Kritik Milenialnya Dibahas di Talkshow, Mega: Keren Ya Gue?
  • Megawati Ajak Kepala Daerah Wujudkan Gerakan Menanam Pohon
  • PDIP Kerahkan Cucu Soekarno di Pilkada Surabaya
Berita Lainnya
  • Incar Emas, Pelaku Kejahatan Hipnotis Banjarmasin Diringkus
  • Masih Berani Durhaka Kepada Ibu? Terima Akibatnya di Dunia

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

Megawati Akui Belakangan Banyak Pecat Kader

  
PARTNER KAMI
JPNN
genpi
Republika Online
LIPUTAN6
okezone
BBC
bintang
bola
Antvklik
rumah123
Rumah
Love Indonesia
CENTROONE
wartaekonomi
Voice of America
Popular
Gocekan
Teqnoforia
Angelsontrip
Makanyuks
telsetNews
BisnisWisata
Jakarta Kita
Indonesia Raya News
RajaMobil
Mobil123
Otospirit
MakeMac
Indotelko
Inditourist
TEKNOSAINS
MotorExpertz
Mobil WOW
Oto
Kpop Chart
salamkorea
slidegossip
Hotabis
INFOJAMBI
Japanese STATION
SeleBuzz
Cintamobil
Football5star
Citra Indonesia
OTORAI
Sehatly
Hetanews
Inikata
Nusabali
Garduoto
Beritakalimantan
batampos
covesia
carmudi
idnation
inipasti
teknorush
winnetnews
mediaapakabar
carvaganza
mediakepri
kabarsurabaya